Senin, 1 Juni 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ngotot Ingin Masuk Gorontalo, Mini Bus Diselundupkan Lewat Truk

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo Indonesia 99 Kata , pada Kamis, 14 Mei 2020 | 06:05 WITA Tag: , , , ,
  Mobil jenis mini bus yang diselundupkan lewat truk kedapatan oleh petuhgas saat hendak masuk ke Gorontalo melalui pintu perbatasan Atinggola pada Rabu (14/05/2020). (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Berbagai upaya yang dilakukan warga yang hendak masuk ke Gorontalo. Salah satunya yakni memuat mobil mini bus dalam truk agar bisa lolos di perbatasan Sulawesi Utara-Gorontalo.

Informasi yang berhasil dihimpun, satu unit truk bernomor polisi DM 8069 BI yang dikemudikan seorang supir berinisial SP (53) dari Sulawesi Utara (Sulut) menuju ke Gorontalo. Mobil tersebut terpaksa dipulangkan oleh petugas perbatasan di Kecamatan Atinggola, Gorontalo Utara, Rabu (13/5/2020). Pasalnya, mobil truk tersebut diduga melanggar Pergub Nomor 15 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

BACA  Beredar Video Kondisi Terkini di Perbatasan Atinggola, Posko Gugus Tugas Diduga Bobol

Truk berwarna putih itu dipulangkan karena memuat dua penumpang berinisial RM (31) dan RM (24). Kedua penumpang itu ditemukan petugas bersembunyi di bagasi sebuah mobil mini bus yang juga dimuat dalam truk tersebut.

Awalnya, sang supir mengaku ke petugas bahwa yang dimuatnya adalah logistik. Namun, petugas gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan tidak percaya begitu saja. Setelah dilakukan pemeriksaan secara detail, ditemukan dua warga tengah bersembunyi di bagasi mobil Agya berwarna merah.

BACA  Beredar Video Kondisi Terkini di Perbatasan Atinggola, Posko Gugus Tugas Diduga Bobol

Kepala Seksi Angkutan Dalam Trayek, Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Yantje Ering ketika dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut.

“Benar malam ini kami mengamankan dua orang dan satu supir yang memaksa masuk ke Gorontalo. Modusnya, seolah olah bermuatan logistik. Dua orang bersembunyi di bagasi mobil di dalam truk,” ujar Yantje Ering.

Diungkapkannya, saat interogasi dilakukan kedua warga tersebut mengaku warga Yosonegoro, Kabupaten Gorontalo. Ke duanya berdalih ingin menjenguk orang tua yang sakit. Aksi keduanya ternyata bukan kali ini saja, sehari sebelumnya mereka sudah ditolak oleh aparat untuk masuk Gorontalo.

BACA  Beredar Video Kondisi Terkini di Perbatasan Atinggola, Posko Gugus Tugas Diduga Bobol

“Ya kalau alasan semua orang bisa memberi alasan. Apapun itu, tidak kami izinkan. Kita harus laksanakan PSBB ini dengan baik dan tegas untuk mencegah penularan virus corona atau covid-19,” imbuhnya.

Keduanya bersama sopir selanjutnya diambil data diri dan diminta untuk tidak mengulangi aksi serupa. Mereka selanjutnya diminta untuk kembali ke daerah asal. Percobaan serupa sekali lagi akan diberi tindakan tegas.(adv/rwf/hg)

Loading spinner

Komentar