Minggu, 24 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



‘NKRI Peduli’ Masih Berlanjut, Bukti Tak Terkait dengan Pilkada  

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Kamis, 24 Desember 2020 | 09:05 WITA Tag: , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berbincang dengan salah satu penerima bantuan bahan pangan bersubsidi secara gratis di Desa Mulyonegoro, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Rabu (23/12/2020). Di desa tersebut, Gubernur Rusli menyerahkan simbolis 245 paket kepada 10 penerima. (Foto: Istimewa/HUMAS)


Hargo.co.id, GORONTALO – Untuk kesekian kalinya pelaksanaan Bakti Sosial NKRI Peduli yang rutin digelar Pemprov Gorontalo terus berlanjut. Konsistensi pelaksanaan Baksos NKRI Peduli sekaligus menjadi bukti bahwa program bagi-bagi sembako gratis itu jauh dari tudingan untuk suksesi pilkada yang baru saja usai.

“Kemarin saya ingin ke sini. Saya disoroti terus bahwa bapak gubernur memanfaatkan bantuan ini untuk kampanye Nomor 2. Saya katakan program ini sudah ada sejak 2012, tidak ada hubungan dengan pilkada,” kata Gubernur Rusli saat menggelar Baksos NKRI Peduli di Desa Mulyonegoro, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Rabu (23/12/2020).

BACA  Polsek Dungingi Tutup Sejumlah Mini Market

Di Desa Mulyonegoro, bantuan pangan bersubsidi diberikan secara gratis sebanyak 245 paket. Lokasi lain yang didatangi Gubernur Rusli dan rombongan yakni di Desa Buhu, Kecamatan Tibawa dengan jumlah penerima 240 KPM.

BACA  Ini Kata Warga Miranti Tentang Kualitas Bantuan Pemprov Gorontalo

“Dulu sebelum Corona, bantuan ini disubsidi. Jadi warga menebus setiap paket Rp 5.000. Tapi saat corona kita berikan gratis. Perintah pak presiden, harus diperhatikan rakyat karena banyak yang kesulitan,” imbuhnya.

BACA  Kena Razia Keramaian, Sejumlah Rumah Makan Ditutup

Ada delapan paket yang didistribusikan yakni beras lima kilogram, gula pasir satu kilogram, minyak satu liter, telur 10 butir. Ada juga bawang merah, bawang putih dan rica masing masing setengah kilogram serta ikan tuna satu kilogram. (rilis/hg)


Komentar