Rabu, 25 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Noprizal Bunuh Pacar Saat Berhubungan Badan, Ini Hukumannya

Oleh Aslan , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 5 Mei 2017 | 07:00 Tag: ,
  

Hargo.co.id BATAM – Terdakwa Noprizal alias Ata divonis 18 tahun penjara dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (4/5). Noprizal bunuh pacar saat berhubungan badan, sehingga Ketua majelis hakim Syahrial menegaskan terdakwa melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan.

“Terdakwa telah dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain,” ujar Syahrial seperti ditulis Batam Pos (Jawa Pos Group), Jumat (5/5).

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa Yogi Nugraha yang menuntut terdakwa  dengan pidana 20 tahun penjara. Atas putusan majelis hakim itu, terdakwa menyatakan menerimanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, terdakwa mengencani seorang wanita bernama Lena alias Ayuk. Kurang lebih setahun pacaran, terdakwa baru mengetahui pacarnya bekerja sebagai PSK. Ia pun dilanda cemburu, dan berniat ingin menghabisi nyawa sang pacar.

Di waktu yang direncanakan, terdakwa menemui korban di Hotel Istana, Nagoya, November 2016 lalu. Ia sudah membawa pisau dapur dari rumahnya untuk membunuh korban. Saat  bertemu, terdakwa dan korban sempat berhubungan badan lebih dulu.

Namun emosinya kembali memuncak kala korban menegaskan pekerjaannya sebagai cewek malam (PSK). Terdakwa tanpa ragu mengeluarkan pisau dan menikam dada sebelah kiri korban, lalu paha kiri korban.

“Kemudian dia (korban) saya seret ke kamar mandi dan kepalanya ke bentur pipa hingga tak sadarkan diri,” ungkap terdakwa saat sidang pemeriksaannya beberapa pekan lalu.

Terdakwa bergegas untuk menghilangkan jejak dengan melepas celana jeans yang dikenakannya karena terkena darah. Keluar dari kamar 303, terdakwa mengenakan celana pendek dan membawa dua buah ponsel milik korban. Ia pun bersembunyi di rumah hingga tertangkap beberapa setelah terjadinya pembunuhan.hg/nji/nas/jpg/pojoksatu)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar