Nurdjanah Inginkan APBD Perubahan, Dibahas Sekarang

Hargo.co.id, GORONTALO – Ketua DPRD Gorontalo Utara (Gorut), NUrdjanah Yusuf meminta agar pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan, dibahas saat ini. Artinya, pembahasan dilakukan oleh Aleg periode 2014-2019, bukan nanti oleh Aleg periode 2019-2024.

 “Memang sudah seharusnya untuk pembahasan APBD Perubahan dibahas oleh anggota DPRD saat ini. Bukan nanti anggota DPRD yang akan datang. Salah satu alasan yakni waktu yang semakin mepet,” kata Nurdjanah Yusuf, saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Senin (12/08/2019).

 Dirinya lantas mencontohkan, di daerah lain, APBD Perubahan telah selesai dibahas. Sementara di Gorut sendiri, kata Nurdjanah Yusuf, belum dimulai dan bahkan DPRD belum menerima draft usulan atas APBD Perubahan.

 “Alasan utama adalah dari segi efisiensi waktu sehingga pemanfaatan anggaran akan semakin maksimal nantinya,” tegas Nurdjanah Yusuf.

 Rencananya untuk pelaksanaan pelantikan anggota DPRD Gorut periode 2019-2024 akan dilaksanakan pada 26 Agustus nanti. Usai pelantikan, para Aleg masih akan menghadapi berbagai macam agenda.

 “Mulai dari penentuan pimpinan DPRD entah itu pimpinan sementara atau pimpinan tetap. Belum lagi pembentukan alat kelengkapan lainnya, dan ini tentunya membutuhkan waktu,” ujarnya.

 Selain itu juga, para Aleg yang baru ini juga, kata Nurdjanah Yusuf pasti akan disibukan dengan berbagai agenda untuk pembekalan para Aleg baru.

 “Pastinya para Aleg akan disibukan dengan berbagai pembekalan mulai dari bimtek dan lain sebagainya sebagai modal untuk mereka nanti,” paparnya.

 Yang jadi pertanyaan saat ini, jika perubahan dibahas nanti oleh para Aleg baru, kapan dilaksanakan?. “Kemungkinan besar maksimal akan dilaksanakan pada Oktober. Belum lagi masih ada KUA PPAS dan RAPBD tahun 2020,” ujarnya.

 Hal-hal tersebut, harusnya yang harus menjadi pertimbangan, sehingga nantinya tidak akan berdampak pada pelaksanaan pembangunan daerah. 

“Semakin molor pembahasan perubahan, maka semakin sempit pula sisa waktu pelaksanaan pembangunan di tahun anggaran yang berjalan ini,” pungkasnya. (abk/hg)

-