Rabu, 23 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Nurhadi Buron, KPK Dalam Kasus Pengurusan Suap dan Gratifikasi di MA

Oleh Jamal De Marshall , dalam Kabar Nusantara , pada Rabu, 4 Maret 2020 | 07:05 WITA Tag: , ,
  Mantan Sekretaris MA Nurhadi. (dok. JawaPos.com)


Hargo.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) yang menjerat eks Sekertaris MA, Nurhadi. Meski diketahui hingga saat ini, Nurhadi ikut menantunya Rezky Herbiyono dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT), Hiendra Soenjoto.

Tim penyidi KPK mengundang Adik dari istri Nurhadi, Tin Zuraida yaitu Subhannur Rachman dan Rahmat Santoso. Hiendra Soenjoto (HS). “Menganggap pembicaraan seperti ini untuk tersangka HS,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri berkomunikasi, Rabu (4/3).

BACA  Hari Ini, Keputusan Resmi Ibadah Haji 2021 Diumumkan

Selain Rachman dan Rahmat Santoso, lembaga antirasuah juga turut membantu satu perwakilan lainnya yaitu, karyawan swasta, Thong Lena. Dia juga akan melengkapi untuk melengkapi berkas penyidikan Hiendra Soenjoto.

Sejauh ini, KPK baru menerapkan tiga orang tersangka terkait pengurusan kasus di MA. Mereka adalah mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi (NHD), menantunya Rezky Herbiyono (RHE) dan Direktur PT Mukticon Terminal Indrajaya (MIT) Hiendra Soenjoto (HS). Diduga telah terjadi mewakili pengurusan perkara terkait dengan kasus perdata PT. MIT melawan PT. KBN (Persero) pada tahun 2010 lalu.

BACA  Pengamat Politik Sebut Ada 3 Kelompok Akan Bertarung di Pilpres 2024

Nurhadi yang menyusunnya resmi Sekretaris MA dan menantunya menerima sembilan lembar cek atas nama PT. MIT dari tersangka Hiendra untuk mengatur perkara peninjauan kembali (PK) atas putusan Kasasi Nomor: 2570 K / Pdt / 2012 antara PT MIT dan PT KBN (Persero).

Poses hukum dan eksekusi eksekusi PT MIT di lokasi milik PT KBN (Persero) oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara agar dapat ditangguhkan. Untuk membiayai pengurusan perkara ini, Rezky menjaminkan daftar lengkap cek dari PT. MIT dan tiga lembar cek milik Rezky untuk mendapatkan uang dengan nilai Rp 14 miliar.

BACA  Waspada! Sejumlah Provinsi Termasuk Gorontalo Wajib Simak Peringatan Cuaca dari BMKG

Nurhadi dan Rezky lantas disangkakan Ketentuan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b subsider Pasal 5 ayat (2) subsider Pasal 11 dan / atau Pasal 12B Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b subsider Pasal 13 Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

*Berita ini juga terbit di jawapos.com edisi rabu 4 maret 2020


Komentar