Sabtu, 28 Maret 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Nyuri Motor, Napi Pencabulan Diamankan Polres Pohuwato

Oleh Mufakris Goma , dalam Metropolis , pada Minggu, 8 Desember 2019 Tag: ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Narapidana berinisial HH alias Ardin, rupanya tidak kapok dengan hukuman 10 tahun subsider 6 bulan penjara yang sementara dijalaninya terkait kasus pencabulan 2017 silam. Ya, pemuda berusia 24 tahun ini diduga kembali melakukan aksi kriminal yakni kasus pencurian motor Honda Supra Fit dengan nomor polisi DM 2594 CA milik Herman Pandaroit yang kesehariannya berprofesi sebagai karyawan di PT. Awet Sarana Sukses, Jumat (6/12/2019) di desa Teratai, Kecamatan Marisa.

Informasi yang dihimpun hargo.co.id, aksi itu dijalankan HH ketika korban memikirkan kenderaannya di pos satpam. Tiba-tiba sekitar pukul 12.30 WITA, Herman mendengar suara motor yang mirip dengan suara kenderaan miliknya. Merasa khawatir, Herman pun mengecek motornya. Dan benar suara motor tadi itu adalah motornya yang disaksikan secara langsung oleh Herman dibawa kabur oleh HH.

Herman pun tak tinggal diam. Dirinya mengejar HH menggunakan motor lain. Saling kejar antar keduanya pun terjadi. Namun sayang, Herman tak berhasil mengejar pelaku. Pasalnya, HH berhasil menghilangkan jejak.

Akan tetapi, sekitar pukul 17.30 WITA. Tanpa sadar HH melintas didepan Herman. Kesempatan itu tak dibuang sia-sia Herman. Dengan cegatan, Herman kembali mengejar HH. Entah hilang keseimbangan, HH terjatuh. Dan Herman pun berhasil mendapatkan motornya. Sementara HH, dibawa oleh Herman dan sejumlah masyarakat ke Polres Pohuwato.

Kapolres Pohuwato, AKBP Teddy Rayendra,SIK,MIK ketika dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP I Wayan Suhendar,SH,SIK membenarkan kejadian tersebut. “Benar. Siang tadi telah terjadi pencurian motor milik karyawan PT. Awet. Dan Allhamdulilah, pelakunya sudah diamankan. Dia (Pelaku, red) berhasil ditangkap oleh korban yang kemudian diantar ke Mapolres Pohuwato bersama sejumlah masyarakat,” ujar Wayan dan menambahkan pelaku akan dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian.

Alumnus Akpol 2010 ini juga membenarkan bahwa pelaku saat ini masih tercatat sebagai Napi Lapas Pohuwato. “Iya. Pelaku sementara menjalani hukuman terkait kasus pencabulan yang sudah dijatuhi vonis 10 Tahun Subsider 6 bulan penjara oleh PN Marisa pada Tahun 2017,” bebernya. (rwf/hg)