Sabtu, 31 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Obat untuk Covid-19 Hasil Racikan Unair sudah Tahap Akhir Uji Klinis

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Sabtu, 15 Agustus 2020 | 13:05 WITA Tag: , ,
  Rektor Unair Mohammad Nasih saat melakukan jumpa pers. Foto: ngopibareng/jpnn


Hargo.co.id, SURABAYA – Rektor Universita Airlangga (Unair) Mohammad Nasih memastikan hasil uji klinis tahap akhir kombinasi obat untuk penawar Covid-19 akan diserahkan pada mitra Unair di Jakarta, pada Sabtu, 15 Agustus 2020, siang.

“Uji klinis fase ketiga untuk kombinasi obat, alhamdulilah mempunyai hasil yang baik. Semua proses uji klinis terutama untuk masalah jumlah sudah kami penuhi, selain itu kami juga sudah memenuhi persyaratan BPOM seperti soal inklusifitas, soal etik dan lainnya,” kata Nasih, sebagaiman dilansir JPNN.com, Sabtu (15/8).

BACA  Banyak Pelanggaran, Kampanye Pilkada Berpotensi Penyebaran Covid-19

Dalam hal ini, ungkap Nasih, Unair sudah menyelesaikan tugasnya dalam melakukan uji klinis. Untuk itu hasil uji klinis fase ketiga akan diserahkan pada pihak sponsor dalam tanda kutip mitra Unair.

Nasih melanjutkan, dalam uji klinis ini, pihaknya melibatkan sekitar 700 pasien Covid-19 yang memenuhi syarat dari segi inklusifitas.

“Sebenarnya ada sekitar 1000 pasien yang bersedia, tapi ada beberapa syarat terutama syarat inklusifitas. Jadi 700 yang memenuhi syarat. Itu sudah melebihi yang disyaratkan, karena syarat dari BPOM hanya 600,” terangnya.

BACA  Giliran Gedung Sekolah Disemprot Desinfektan Brimob Gorontalo

Setelah uji klinis ini diserahkan pada mitra Unair, langkah selanjutnya ialah mengurus izin produksi dan izin edar dari BPOM. Hal tersebut nantinya akan dilakukan oleh mitra Unair.

“Mudahan-mudahan BPOM melihat masalah ini adalah masalah yang urgent. Mohon doanya untuk kawan-kawan media dan masyarakat agar BPOM juga berbesar hati untuk segera memberi izin sehingga itu segera bisa diselesaikan September ini,” harapnya.

BACA  Terbukti Korupsi Dana Jiwasraya, Benny Tjokro Divonis Seumur Hidup

Dia juga berharap, bila tidak ada halangan dan BPOM dalam memberikan surat izin edar, maka obat kombinasi tersebut bisa diproduksi pada September.

“Siapa yang memproduksi, saya rasa banyak yang akan membantu proses produksinya nanti. Karena ini sifatnya urgent,” pungkasnya. (ngopibareng/jpnn/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com dengan judul: “Obat untuk Covid-19 Hasil Racikan Unair sudah Tahap Akhir Uji Klinis, Mohon Doanya“. Pada edisi Sabtu, 15 Agustus 2020.

Komentar