Sabtu, 4 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Objek Wisata Pantai Ratu, Tak Jadi Primadona Lagi 

Oleh Admin Hargo , dalam Headline Kab. Boalemo , pada Selasa, 16 November 2021 | 13:05 PM Tag: , ,
  Kondisi Objek Wisata Pantai Ratu, Boalemo saat ini. (Foto : Abdul Majid Rahman /HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Objek wisata Pantai Ratu, di Desa Tenilo, Kecamatan Tilamuta, Boalemo, mulai sepi bak kota mati. Seperti tak terurus, sampah-sampah di sekitarnya berserakan, membuat objek wisata itu tak primadona lagi. 

Dalam penelusuran pada Ahad, (14/11/2021), Hargo.co.id, menemukan fakta-fakta menyedihkan. Dari pintu masuk saja, sudah tak ada penjaganya. Padahal, biasanya ada para anak muda menunggu kedatangan pelancong, sembari menodongkan karcis masuk.

Akses menuju Objek Wisata Pantai Ratu. (Foto : Abdul Majid Rahman/HARGO)
Akses menuju Objek Wisata Pantai Ratu. (Foto : Abdul Majid Rahman/HARGO)

Ini menandakan, bahwa wisata alam yang sebelumnya selalu ramai didatangi wisatawan dari berbagai daerah, berada pada fase kesunyian. Sejumlah UMKM juga sepertinya lebih memilih gulung tikar daripada bertahan dalam ketidakpastian. 

Kondisi Pantai Ratu saat ini, tak seindah sebelumnya. Yang mana, terus menggema di mana-mana melalui berbagai platform digital media. Tak heran, jika sejumlah pelaku usaha warung makan di tempat itu, meninggalkannya.

“Kalau tidak salah, sejak pertama kali wisata ini dibuka, jumlah kami yang berdagang makanan di sini sekitar 10 warung. Sekarang tinggal 2, dan itu pun tidak setiap hari kami jualan,” ujar salah seorang warga pedagang makanan di area Pantai Ratu meyakinkan Hargo.co.id.

Kondisi Objek Wisata Pantai Ratu, Boalemo saat ini. (Foto : Abdul Majid Rahman /HARGO)
Kondisi Objek Wisata Pantai Ratu, Boalemo saat ini. (Foto : Abdul Majid Rahman /HARGO)

Ia mengaku, akibat kenyataan pahit itu, pendapatan ekonomi keluarganya turut menurun. mau tidak mau, dirinya pun, harus berusaha sampingan mencari pundi-pundi rupiah di tempat lain.

“Makanya saya tidak menjual makanan siap saji lagi pak. Alasannya pengunjung tidak pasti. Kalau tidak ada yang beli, tentu saya rugi. Saat ini saja saya hanya buka warung pada hari Sabtu dan Ahad, itu tergantung pengunjung pak,” katanya.

Sementara itu, menurut Junarjo Adam, selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Wulungo Ombulo Desa Tenilo, berakhirnya kepemimpinan Darwis Moridu, sebagai Bupati Boalemo, turut memberikan dampak buruk pada pengembangan objek Wisata Pantai Ratu.

“Kontribusi pak Darwis Moridu, sangat besar untuk Wisata Pantai Ratu. Beliau sering membuat acara Pemda di sini. Dan itu sangat membantu ekonomi para pelaku UMKM. Menurut saya salah satu yang memperburuk keadaan Pantai Ratu sekarang, lantaran beliau sudah tidak lagi menjabat Bupati Boalemo,” tuturnya.

Ia mengatakan, berkat adanya dukungan Darwis Moridu pada saat itu, alhasil objek wisata Pantai Ratu pernah menorehkan prestasi di kanca nasional. Wisata Pantai Ratu katanya, pernah menyabet penghargaan dari Kementerian Desa, sebagai pemenang event Desa Wisata Nusantara pada 2019 silam.

“Tapi sayang, hadiah sebesar Rp 400 juta dari Kementerian untuk pengembangan wisata, tidak bisa dicairkan, entah apa alasan Pemda Boalemo. Tentunya ini memukul perasaan kami masyarakat Desa Tenilo yang begitu menginginkan kemajuan sektor pariwisata, serta mendambakan kesejahteraan,” imbuhnya.

Meski demikian kata Junarjo, pihaknya tak kehabisan akal untuk berinovasi. Bagi Junarjo, saat ini orang-orang boleh meremehkan Pantai Ratu. Tapi, tidak dengan keindahan spot alam bawah lautnya. Ia pun memastikan, suatu saat nanti, spot diving bawah laut yang berada di kawasan perairan Teluk Tomini itu, bakal menggema di mana-mana.

Pokdarwis Wulungo Ombulo saat ini katanya, tak henti bergerak untuk membangkitkan pariwisata Desa Tenilo. Terpantau, pada Ahad (14/11/2021), pihaknya mengundang para komunitas diving (penyelam) dari berbagai Daerah untuk mengeksplor perdana keindahan alam bawah laut, yang berada tepat di depan Objek Wisata Pantai Ratu.

Kondisi Objek Wisata Pantai Ratu, Boalemo saat ini. (Foto : Abdul Majid Rahman /HARGO)
Kondisi Objek Wisata Pantai Ratu, Boalemo saat ini. (Foto : Abdul Majid Rahman /HARGO)

Hasilnya, benar-benar di luar dugaan. Tak sedikit Koral Salvador (Bunga Raksasa) yang berhasil diabadikan melalui momentum itu. Biota lautnya berhasil menghipnotis dan memukau hati para diver yang melakukan penyelaman, pada kedalaman 20-30 meter ke dasar laut.

“Harapan kami, potensi Parekraf di Desa Tenilo, terus muncul ke permukaan. Semoga, Pemda tidak tutup mata dan bisa memberikan perhatiannya seperti yang telah dilakukan oleh Bupati Darwis Moridu ketika masih menjabat,” harapnya.

Terpisah, Syaprudin Syahbudin, salah seorang penyelam asal Buol, Sulteng , yang diundang oleh Pokdarwis Wulungo Ombulo dalam kegiatan eksplorasi spot bawah laut Tenilo, mengaku takjub melihat potensi yang dimiliki Desa Tenilo.

Menurutnya, meski masih ada beberapa hal yang kurang di objek wisata Pantai Ratu. Namun pelayanan yang diberikan oleh Pokdarwis Wulungo Ombulo Desa Tenilo kepadanya, benar-benar mantap bikin betah dan memuaskan.

“Potensinya di sini, luar biasa. Lautnya indah dan terumbu karangnya terlihat sangat fresh. Penginapannya juga bagus, pelayanan oleh teman-teman Pokdarwis bagus juga, bikin hati nyaman dan puas,”akunya kepada Hargo.co.id, pada Ahad, (14/11/2021).

Menurut Syaprudin, akses jalan ke objek Wisata Pantai Ratu, masih perlu perhatian. Selebihnya sampah yang berserakan di bibir Pantai Ratu. Terkait akses jalan sendiri, Ia mengaku sedikit mengalami kesulitan saat perjalanan. Ia berharap, kondisi jalan menuju Pantai Ratu, dapat perhatian dari Pemerintah Daerah.

“Menurut saya, jalan dan sampah harus diperhatikan. Untuk pelayanan saya rasa cukup memuaskan. Saya dari Buol Diving Club, bangga bisa sama-sama menyelam di kawasan Pantai Ratu. 2 kali saya dive. Pertama di spot Salvador, dan yang kedua di spot Tiga Janji. Saya bersaksi, betapa bawah laut di 2 spot tadi, potensinya sangat luar biasa, semoga dapat terus dikembangkan ke depan,” tandasnya. (***)

 

Penulis : Abdul Majid Rahman

(Visited 3.882 times, 1 visits today)

Komentar