Senin, 23 Maret 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Olahraga di Pagi atau Malam Hari, Mana yang Lebih Baik?

Oleh Mufakris Goma , dalam LifeStyle , pada Senin, 9 Maret 2020 Tag:
  Berolahraga. Foto : Fixabay

Hargo.co.id, Ada yang lebih senang olahraga pada pagi hari, ada pula yang karena sibuk lebih nyaman melakukannya pada malam hari. Nah, katanya waktu olahraga pagi dan malam punya manfaat berbeda, tergantung tujuannya. Apa benar?

Perbedaan Manfaat Olahraga Pagi dan Malam Hari

Kalau tentang mana yang lebih efisien, apakah olahraga pada pagi atau malam hari, sebetulnya tidak ada bukti yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan.

Kalau memandangnya dari dunia kedokteran, pemilihan waktu olahraga tersebut hanya berdampak pada konsekuensi yang muncul dari masing-masing waktu yang dipilih.

Para ahli mengatakan, hal terpenting dalam pemilihan waktu beraktivitas fisik adalah kapan waktu yang paling nyaman untuk melakukannya, sehingga itu menjadi sebuah kebiasaan baik.

Jam biologis tubuh atau disebut juga sebagai irama sirkadian turut menentukan apakah Anda adalah tergolong individu yang lebih nyaman berolahraga setelah matahari terbit, atau ketika matahari sudah terbenam. Tentang ini, tak banyak yang bisa dilakukan untuk mengubahnya.

Irama sirkadian diatur oleh pola 24 jam rotasi bumi yang memengaruhi fungsi tubuh, seperti tekanan darah, suhu tubuh, kadar hormon, dan detak jantung. Itu semua berperan penting dalam kesiapan tubuh untuk berolahraga.

Berpatokan pada jam tubuh sebagai panduan kapan harus berolahraga adalah ide yang baik. Namun, tentu saja harus dengan pertimbangan lainnya, seperti aktivitas harian.

Yuk, cari tahu kapan waktu olahraga yang baik untuk Anda!

Olahraga Pagi

Merasa seorang morning person dan lebih senang olah tubuh pada pagi hari? Silakan saja. Berikut ini adalah manfaat yang bisa didapat.

1. Konsistensi Lebih Terjaga

Pagi hari adalah waktu yang tepat bagi Anda yang sulit untuk menjaga konsistensi atau disiplin dalam berolahraga.

Sebuah penelitian menunjukkan, orang-orang yang berlatih jasmani pada pagi hari cenderung lebih bisa menjalani pola latihannya tersebut secara rutin.

Rutinitas olahraga ini juga bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan manfaat kesehatan lain bagi Anda yang mempu menjalaninya.

2. Meningkatkan Kualitas Tidur

Olahraga saat fajar juga diketahui dapat meningkatkan kualitas tidur malam. Ini karena waktu olahraga tersebut dapat membantu menjaga sirkulasi darah tetap lancar sepanjang hari, sehingga Anda bisa langsung istirahat di malam hari tanpa terganggu dengan aktivitas lain.

Namun, yang harus diingat, metabolisme tubuh dan otot cenderung masih lambat dan kaku pada pagi hari. Jadi, tubuh butuh tahapan pemanasan yang lebih lama dibandingkan dengan latihan fisik pada waktu lainnya.

3. Baik untuk Metabolisme Gula dan Lemak

Menurut sebuah studi pada 2019 yang dilakukan oleh Universitas Kopenhagen, Denmark, dan Universitas California, Irvine, Amerika Serikat, olahraga pagi dapat menginisiasi program gen dalam sel otot, menjadikannya lebih efektif dan mampu memetabolisme gula dan lemak.

Efek tersebut tentunya dapat menarik perhatian peneliti dalam kaitannya dengan orang-orang yang punya berat badan berlebih atau obesitas dan diabetes tipe 2.

Olahraga Malam

Untuk yang sering sekali kesulitan untuk bangun pagi atau bangun lebih awal, olahraga setelah matahari tenggelam adalah pilihan yang tepat.

Meski demikian, bila waktu ini yang dipilih, konsistensi olahraga harus terus dijaga. Pasalnya, aktivitas sepanjang hari bisa menggeser, atau bahkan menggagalkan jadwal olahraga.

Kentungan waktu olahraga ini meliputi:

1. Tubuh dan Otot Lebih Siap

Ketimbang pagi hari, malam hari adalah waktu yang lebih ideal bagi kesiapan tubuh dan otot. Pasalnya, tubuh sudah menjalani “pemanasan” sepanjang hari lewat aktivitas, sehingga Anda hanya tinggal melanjutkannya dengan beraktivitas fisik.

Anda pun tak perlu bersusah payah melawan rasa kantuk dan mengumpulkan “nyawa”, seperti yang sering dialami beberapa orang saat mesti beraktivitas pada pagi hari.

2. Tidak Memengaruhi Waktu Tidur Malam, Malah Bikin Tidur Nyenyak

Menurut sebuah studi yang diterbitkan di jurnal medis “Sports Medicine” pada 2018, Anda bisa berolahraga di malam hari selama tidak melakukan aktivitas fisik berat setidaknya 1 jam sebelum waktunya tidur.

Pada studi tersebut, peneliti melihat 23 studi yang mengevaluasi permulaan dan kualitas tidur pada partisipan dewasa sehat yang berolahraga pada malam hari, lalu membandingkannya dengan partisipan serupa yang tidak melakukannya.

Peneliti menemukan bahwa tak hanya olahraga malam tak berdampak pada waktu tidur, tetapi tampaknya pemilihan waktu olahraga tersebut justru bisa membuat pelakunya lebih cepat tertidur dan tidurnya jadi lebih nyenyak.

Walaupun begitu, mereka yang melakukan olahraga intensitas berat—misalnya latihan interval (interval training)—selama kurang dari 1 jam sebelum waktu tidur, butuh waktu lebih lama untuk bisa tertidur dan punya kualitas tidur yang lebih buruk.

Itulah alasan kenapa banyak yang menganggap bahwa olahraga malam bisa mengganggu waktu dan kualitas tidur.

Setelah membaca penjelasan di atas, jangan lagi bingung untuk memilih waktu olahraga yang baik, ya! Tak peduli pagi atau malam, yang penting lakukan dengan konsisten, jadikan sebagai rutinitas, sehingga lama-lama jadi kebiasaan baik.(RN/RPA/klikdokter)

*Berita ini juga terbit di jpnn.co edisi minggu 9 maret 2020