Senin, 6 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Omset Penjual Durian Puluhan Juta per Hari

Oleh Berita Hargo , dalam Ekonomi , pada Senin, 30 Januari 2017 | 11:25 AM Tag: , ,
  

Hargo.co.id GORONTALO  – Musim buah durian di Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, ternyata membawa berkah tersendiri bagi para pedagang durian di Gorontalo.

Bagaimana tidak, pasokan durian dari Mamuju yang begitu melimpah membuat sejumlah warga mulai berdagangan durian.

Bahkan, dengan hanya berjualan durian, para pedagang mamu merup omset besar dalam sehari, rata-rata mencapai 10 jutaan.

Pantauan Gorontalo Post, Ahad (29), ribuan buah durian bertumpuk memadati beberapa titik jalan di kawasan padat lalu lintas di Kota Gorontalo, seperti Jalan HB Jassin, Jalan Panjaitan dan beberapa jalan lainnya.

Setiap lapak pedagang durian sebagian besar diserbu oleh masyarakat.

Seorang pedagang buah durian di depan Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Fatma Usman mengaku, dalam sehari rata-rata suaminya, Arfan Pomalingo mampu memasok durian sebanyak 1000 buah.

Harga yang dibanderol oleh para petani durian di kebun mereka tergolong cukup murah, mulai dari harga Rp 6 ribu per buah hingga yang paling mahal yaitu Rp 12 ribu per buahnya.

Mereka berdua melakukan pembelian rata-rata sehari sekali ke daerah tersebut. Meski tergolong pekerjaan yang cukup melelahkan, namun dalam sehari, Pasutri ini, dapat meraih omset hingga Rp 10 juta setiap harinya.

“Musim durian tahun ini, saya dan suami setiap hari melayani pembeli disini dengan buah durian sebanyak satu mobil pick-up atau sebanyak 1.000 buah seharinya, itupun biasanya tidak cukup untuk melayani mereka, kadang kehabisan.

Untuk di tempat saya, omset yang biasa kami dapatkan dalam sehari, mulai jualan dari jam 5 sore sampai jam 2 malam bisa mencapai Rp 10 juta per hari,” terang Fatma, Ahad.

“Durian dari Mamuju banyak diminati pembeli di Kota Gorontalo karena rasanya yang memang enak dan mampu melayani dalam jumlah besar,” sambung Fatma.

Harga yang dibanderol Pasutri ini pun beragam, mulai dari Rp 15 ribu per buah, Rp 20 ribu, Rp 25 ribu, Rp 35 ribu, dan Rp 50 ribu perbuahnya, tergantung dari besar kecilnya buah durian itu.

Tidak hanya itu ada juga durian Gajah yang di banderol Rp 60 bahkan Rp 100 ribu per kg.

Sejumlah pedagang mengaku, hasil panen raya durian di Kecamatan Pasangkayu mengalami penurunan dari tahun lalu.

Pada panen raya tahun lalu, setiap pedagang besar rata-rata mampu memasok buah durian ke luar kota hingga lima mobil bak terbuka. Sedangkan saat ini pedagang hanya mampu mengirim durian rata-rata tiga pick-up saja.

Penurunan hasil panen buah durian lokal Pasangkayu diakibatkan cuaca yang tidak menentu, dan banyaknya hama.

“Cuaca yang tidak menentu pada tahun ini membuat pertumbuhan buah durian jadi kurang maksimal dibanding tahun lalu. Banyaknya binatang pengerat juga mempengaruhi musim panen tahun ini,” pungkas Fatma.(tr-56/hargo)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar