Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



OPD Diberi Waktu Sepekan untuk Perbaikan Data 

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Kamis, 29 April 2021 | 00:05 WITA Tag:
  Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu (kanan) didampingi Kepala Bappeda, Faisal Piu (kiri) pada Rakorev terkait perbaikan data kemiskinan. (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Salah satu poin yang disepakati para rapat koordinasi dan evaluasi terkait data kemiskinan yakni Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta lakukan perbaikan data. Waktu yang diberikan untuk perbaikan data yakni sepekan dalam bentuk excel.   

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu, menghasilkan 5 point penting yang menjadi hasil dari rapat koordinasi dan evaluasi kemiskinan. Rapat ini digelar bersama pimpinan OPD dan juga tim ahli yang dilibatkan dalam rangka menuju informasi kemiskinan dan kesejahteraan yang tersistem.

“Perbaikan data yang dimaksud mulai dari data bantuan, data penerima bantuan dan data dampak dari bantuan yang diberikan tersebut,” ungkapnya.

Setelah perbaikan data dilakukan, kata Thariq Modanggu, maka pimpinan OPD memasukkan kepada tim ahli yang dilibatkan dan data tersebut dalam bentuk excel. Selain untuk OPD secara umum, ada juga penegasan khusus kepada Dinas Pemdes terkait dengan 3 hal yang perlu ditegaskan oleh instansi tersebut. 

“Yang pertama terkait dengan Musyawarah Desa (Musdes) yang berpengaruh pada penetapan DTKS,” tegasnya.

Kemudian terkait dengan keputusan menteri soal orang miskin tersebut, kata Thariq Modanggu, mana yang sudah tidak layak itu dikeluarkan dan mana yang masuk dalam kategori itu dimasukkan. 

“Terhadap DTKS tersebut, harus di tempat atau diumumkan di kantor desa, agar masyarakat dapat melihat langsung mana yang berhak menerima bantuan sesuai dengan kriteria dan kategori yang diputuskan oleh menteri,” ujar Thariq Modanggu.

Seperti halnya untuk masyarakat yang memiliki tanah di atas 2 hektar sebenarnya mereka tidak masuk lagi dalam kategori, karena ada beberapa kategori yang telah diputuskan. 

“Sehingga diharapkan dengan perbaikan data ini dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat serta penerapan bantuan serta program lebih tepat sasaran lagi sesuai dengan kriteria serta regulasi yang ada. (abk/adv/hargo)

BACA  Data Kemiskinan Gorontalo Utara dari Manual Menuju Sistem Digital 

Komentar