OPD Diminta Konsisten, Jangan Programkan Jika Tak Ada di RPJMD

Suasana pembahasan RAPBD Kabupaten Gorut tahun 2020 oleh Banggar DPRD Gorut bersama TAPD dan OPD.

Hargo.co.id, GORONTALO –  Konsistensi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam program kerja sangat diharapkan. Alasannya, sangat berpengaruh pada penganggaran, terutama terkait dengan ketercukupan anggaran.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Roni Imran mengingat dalam penetapan program pembangunan daerah sebenarnya telah termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Jelas telah termuat dalam RPJMD, apa saja programnya dan juga berapa estimasi anggaran yang dibutuhkan dalam melaksanakan program tersebut,” kata Roni Imran.

Jika tidak mengacu pada RPJMD, tentu akan terjadi kekacauan, seperti halnya untuk Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2020 ternyata mengalami kenaikan.

“Namun yang membingungkan kenaikan tersebut harusnya keuangan menjadi surplus, ini malah divisit. Tentu ini sangat mengherankan dan bagaimana cara penghitungan yang dilakukan,” tegasnya.

Jika para OPD mengacu pada RPJMD, maka tentunya akan terjadi surplus. Kemudian terhadap program lain yang tidak masuk dalam RPJMD jangan dimasukan.

“Sehingga, perjalanan pembangunan daerah semakin terarah dan dari sisi anggaran terpenuhi,” jelasnya.

Selain itu juga, untuk 127 janji politik pimpinan daerah juga harus dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

“Dan juga harus tersebar di OPD lainnya, sehingga tidak terbeban pada 1 OPD saja,” tandasnya. (abk/hg)

-