Selasa, 30 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Operasi Lilin Tindak 910 Pelanggaran Lalu Lintas

Oleh Aslan , dalam Headline Metropolis , pada Rabu, 3 Januari 2018 | 15:00 PM Tag: ,
  

GORONTALO, Hargo.co.id – Sepuluh hari menggelar Operasi Lilin Otanaha 2017, Polda Gorontalo mengamankan 910 pelanggar lalu lintas yang terjadi di wilayah Gorontalo. Selain pelanggaran lalu lintas, tercatat 41 kasus tindak pidana lainnya. Angka ini terbilang cukup rendah jika dibandingkan dengan operasi lilin di tahun sebelumnya yang mencapai 47 kasus.

Hal ini seperti yang disampaikan langsung oleh Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Rachmad Fudail kala menyampaikan laporan hasil pelaksanaan operasi lilin otanaha 2017, kemarin, Selasa (2/1).

Kapolda mengungkapkan, operasi yang bertujuan untuk menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) perayaan Natal 2017 dan kegiatan masyarakat menyambut Tahun Baru 2018 itu digelar selama 10 hari, terhitung sejak 13 desember 2017 hingga 1 januari 2018.

Hasilnya, dari rangkuman seluruh kasus yang ditangani polisi, terjadi sedikitnya 41 kasus, yakni 8 kasus aniaya, 7 kasus pencurian, 5 kasus pencemaran nama baik, 5 kasus pengeroyokan, 4 kasus KDRT, 2 kasus cabul, 2 kasus penggelapan, dan 2 kasus perzinahan.

Sementara untuk kasus pengrusakan, curanmor R2, perbuatan tidak menyenangkan, penipuan, perlindungan anak serta asusila masing-masing 1 kasus).

“Dari jumlah tersebut apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2016) terjadi penurunan sebanyak 6 kasus dimana tahun 2016 terjadi 47 kasus,” ujarnya Sementara itu, untuk kasus kecelakaan lalu lintas, selama pelaksanaan operasi Lilin Otanaha 2017 terjadi 13 Kasus dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 4 orang, luka berat 5 orang, luka ringan 12 orang dan rugi material sebesar 122 juta.

Angka ini terbilang rendah jika dibanding tahun 2016 yang tercatat sebanyak 4 kasus atau menurun sekitar 23,5 persen jika dibanding tahun ini. Sedangkan untuk kasus pelanggaran lalu lintas sendiri tercatat berjumlah 910 kasus dimana 461 pelanggar diberikan tindakan berupa tilang dan sisanya 449 pelanggar diberikan tindakan berupa teguran, sedangkan pada tahun 2016 hanya melakukan tindakan sebanyak 165 kasus.

“Kita sebagai aparat Polri punya tanggungjawab untuk memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat baik mereka yang beragama Nasrani yang akan beribadah merayakan Natal maupun terhadap seluruh masyarakat yang akan menyambut malam pergantian tahun 2018,” tambahnya.

Kapolda juga mengatakan, secara umum situasi Kamtibmas Polda Gorontalo selama pelaksanaan Hari Raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 dalam keadaan aman dan kondusif. (tr-45/hargo)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar