Rabu, 20 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Optimis Dapat Partai, Bupati Indra Siapkan Plan B

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Jumat, 20 Oktober 2017 | 13:55 WITA Tag: , ,
  


GORUT, hargo.co.id – Meski belum mengantongi dukungan resmi partai, petahana di Pilkada Gorontalo Utara (Gorut) 2018, Bupati Indra Yasin, masih memiliki optimisme untuk bisa maju ke Pilkada menggunakan kendaraan partai politik.

Karena sejumlah partai telah memberikan sinyal untuk mengusung Indra Yasin yang telah memutuskan berpasangan dengan figur akademisi Thariq Modanggu.

Juru bicara pasangan Indra Yasin-Thariq Modanggu (Iqra), Muhtojim Boki menegaskan, meskipun Partai Amanat Nasional (PAN) tidak memberikan dukungan terhadap pasangan Iqra, pihaknya telah menyiapkan alat angkut.

Sehingga bagi Iqra tidak ada langkah mundur. Karena saat ini Iqra sudah maju kedepan dan telah mendapat signal dukungan dari beberapa partai untuk memenuhi syarat pencalonan

BACA  Ketua DPRD Boalemo Imbau Masyarakat Terapkan 3M

. “Kami (Iqra) tetap jadi kontestan, itu sudah final. Beberapa partai telah menyatakan memberikan dukungan,” tegasnya.

Sayangnya, Muhtojim enggan menyebut partai apa saja yang sudah fiks memberikan dukungan terhadap Iqra. Namun yang terlihat sejauh ini partai yang intens melakukan komunikasi dengan Iqra diantaranya PDI Perjuangan dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Partai lainnya pun masih terus dijajaki, karena sebagaimana target Indra Yasin, akan membangun koalisi besar untuk memenangkannya di Pilkada nanti.

Optimisme Iqra tetap mendapatkan kendaraan di Pilkada mendatang itu juga terlihat dari gerakannya yang hingga kini belum memberi signal untuk maju lewat jalur perseorangan.

BACA  Hingga 3 Januari 2021, Gorontalo Utara Tutup Seluruh Destinasi Wisata

Makanya ketika Gorontalo Post mengkonfirmasi ke pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gorut, tadi malam, hingga saat ini belum ada pihak-pihak yang melakukan konsultasi ke KPU terkait hal-hal yang berkaitan dengan dukungan pasangan calon perorangan.

“Ya, sampai saat ini belum ada. Kan untuk pemasukan dukungan pasangan calon persoarangan sesuai jadwal berlangsung sejak 25 November hingga 31 Desember,” terang Sophian Rahmola, komisioner KPU Gorut, ketika dihubungi via selular tadi malam.

Tentu Iqra masih punya waktu untuk terus mengkonkritkan dukungan partai politik, mengingat waktu masih cukup panjang hingga batas pendaftaran 10 Januari 2018.

BACA  Wagub Gorontalo Minta Kadis Kesehatan Segera Persiapkan Sarana Vaksinasi Civid-19

Tapi seandainya Indra Yasin tidak mendapatkan satupun dukungan partai, Bupati Indra suda menyiapkan plan B. Yaitu mereka memiliki peluang untuk maju lewat jalur independent.

Karena masih ada waktu bagi pasangan Indra Yasin-Thariq Modanggu untuk menghimpun dukungan KTP masyarakat. Sebab, penyerahan berkas dukungan KTP calon independen nanti pada November mendatang. Menjadi figur yang diunggulkan di Pilkada Gorut, tentu tidak akan sulit bagi Indra Yasin untuk bisa mengumpulkan KTP sesuai jumlah yang disyaratkan oleh KPU. (idm/hargo)


Komentar