Rabu, 20 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



PAN dan Golkar Diperebutkan Kader di Pilkada Gorut 2018

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 25 Februari 2017 | 11:50 WITA Tag: , , , ,
  


GORONTALO Hargo.co.id –Hadir tanpa koalisi di Pilkada Gorontalo Utara (Gorut) 2018 mendatang, menjadikan Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) lebih leluasa mementukan siapa yang akan diusung. Hanya saja, beredar kabar tak sedap jika kedua Parpol tersebut akan diperebutkan oleh kadernya untuk dijadikan kendaraan.

BACA  Gubernur Gorontalo Pastikan Vaksin Siap Digunakan

Apa pasal? Maklum, dari sejumlah nama yang disebut-sebut akan tampil di suksesi, terdapat dua kader Golkar dan Dua Kader PAN. Mereka yakni Indra Yasin (petahana) dan Thomas Mopili yang juga ketua DPD II Golkar Gorut. Sementara di PAN ada Ketua DPD PAN, Roni Imran (petahana) dan Ketua DPW PAN Sulawesi Tengah (Sulteng), Oscar Paudi.

BACA  Pilkada Kabgor Makan Tumbal, Ketua KPU Dicopot dari Jabatan

Dimulai dari peluang terjadinya konflik di kubu Partai Golkar. Konflik diantaranya mungkin tak akan terjadi ketika Thomas Mopili rela berada di papan dua mendampingi Indra Yasin. Namun, ceritanya akan berbeda ketika Thomas Mopili membidik papan satu.

BACA  Data BNN Gorontalo, Lebih Banyak Pemakai Dibanding Pengedar

Artinya, akan bersaing dengan Indra Yasin baik pada perebutan kendaraan, maupun ketika keduanya tampil sebagai calon bupati. Satu sisi, Indra Yasin cukup berpeluang karena posisinya kini sebagai petahana. Sisi lainnya, Thomas Mopili adalah pimpinan partai yang mana tandatangananya dibutuhkan ketika pendaftaran dilakukan.

Laman: 1 2 3


Komentar