Selasa, 15 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Panas di Injury Time, Golkar Pohuwato Galang Koalisi Besar

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Kabar Politik , pada Rabu, 1 Juli 2020 | 20:05 WITA Tag: , ,
  Ilustrasi.


Hargo.co.id, GORONTALO – Partai Golkar sepertinya belum ingin terpengaruh dengan strategi Partai Gerindra di Pilkada Pohuwato. Yang sejak awal sudah memberikan kepastian, figur calon yang akan diusung.

Berikut ancar-ancar partai yang akan bergabung dalam koalisi di Pilkada. Golkar memilih untuk tidak mau tergesa-gesa mengambil keputusan. Penentuan pasangan calon akan diputuskan setelah keluar hasil survei partai.

Meski begitu, Golkar sudah memberikan isyarat soal calon papan satu yang akan diusung. Yaitu Iwan Adam yang telah mendapatkan surat penugasan DPP.

Makanya untuk bisa mendapatkan hasil survei yang baik, DPP Golkar menugaskan Iwan Adam untuk gencar bersosialisasi ke masyarakat agar mendapatkan hasil survei yang baik. Termasuk melakukan pendekatan dan komunikasi dengan partai lain. Yang akan berkoalisi dengan Golkar.

BACA  BPKH Paparkan Capaian Selama Pandemi Covid-19 

Sejauh ini, ada dua partai yang berpeluang besar akan berkoalisi dengan Golkar yang mengoleksi 10 kursi di DPRD Pohuwato. Yaitu PKB yang mengoleksi empat kursi dan PKS satu kursi.

Sehingga koalisi Golkar, PKB dan PKS ini bisa menjadi koalisi besar karena mengoleksi lebih dari separuh kursi di parlemen.

Iwan Adam yang menempati jabatan Wakil ketua bidang  Pemenangan Pemilu, di struktur DPD II Golkar Pohuwato, mengisyaratkan, Golkar ingin bermain di injury time.

Karena infrastruktur partai sesungguhnya sudah siap menghadapi Pilkada. 10 kursi Golkar menjadi modal kuat ke Pilkada. Apalagi beberapa partai juga akan bergabung dengan koalisi Golkar.

BACA  Menuju Porwanas di Malang, PWI Gorontalo Siap Pantau JMSC

“Kita sangat ready (siap,red). Sebab ada pernyataan pak Ketua DPD II, untuk kita harus jadi kontestan, dan kita harus menang dengan posisi 10 kursi. Apalagi hari ini ada beberapa Partai Politik yang sudah menyatakan siap untuk bergabung. PKB dan PKS, misalnya. Ini kan sangat luar biasa separuh dari kursi di DPRD ada bersama dengan Golkar,” ungkap Iwan Adam saat ditemui di sela-sela aktivitasnya, Senin (29/06/2020).

Terpisah, Sekretaris Golkar, Al Amin Uduala menegaskan, dibalik sikap dan keputusan Golkar, selalu ada perhitungan. Terlebih, Golkar selama ini sudah terbiasa mengambil keputusan saat injury time. Sehingga menurutnya, Golkar tidak ada masalah terkait tahapan Pilkada yang tengah dijalankan.

BACA  Dreambox, Tempat Nongkrong Kekinian Berkonsep Mengenang Impian

“Yang pasti Golkar selalu ada perhitungan. Golkar pun sudah terbiasa main di injury time. Kan Tahapan kita ini masih panjang,” kata Al Amin.

Dia juga menjelaskan, tahapan Pilkada di tubuh Golkar sendiri, sudah pada tahap persiapan pelaksanaan survei bakal calon yang nantinya akan dilaksanakan pada Agustus mendatang.

“Saat ini baru pada persiapan survei yang berakhir pada tanggal 17 Agustus. Sekaligus pengumuman tanggal 18 oleh DPP untuk memberikan rekomendasi. Jadi kita saat ini fokus di penugasan yang diberikan DPP. Kaitan dengan masalah pasangan, itu kita serahkan semua ke Calon Bupati Pak Iwan Adam sebagai kader yang diberikan surat tugas oleh DPP,” tandasnya. (ryn/gp/hg)


Komentar