Selasa, 27 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pandemi Covid-19 Bikin Permintaan akan Emas Naik Gila-gilaan

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Ekonomi , pada Senin, 28 September 2020 | 13:05 WITA Tag: ,
  ILUSTRASI logam mulia batangan. (Jawapos)


Hargo.co.id, SURABAYA – Bicara investasi, emas masih menjadi primadona. Bahkan, pada bidang pialang berjangka. Itu diakui PT Bestprofit Futures (BPF) Cabang Surabaya.

Dilansir dari JawaPos.com, Selama pandemi Covid-19, perusahaan mencatatkan kenaikan sekitar 119,12 persen nasabah. Sebagian besar investasinya adalah emas.

Seiring pergolakan ekonomi global, harga emas pun volatile. Naik dan turunnya sempat drastis. Terutama pada masa persebaran SARS-CoV-2 seperti sekarang. Harga emas yang dinamis itu menjadi peluang investasi bagi sebagian masyarakat.

BACA  Air Sungai Bulango Surut, Penambang Pasir Sedot Rupiah

Kepala BPF Surabaya Kiki Kurniadin menyatakan bahwa belakangan jumlah nasabah meningkat signifikan. “Animo masyarakat pada emas sangat tinggi,” ucapnya Jumat (25/9). Sebab, emas adalah safe haven. Kendati turun pun, harganya tidak akan sampai menyentuh angka 0 rupiah.

Saat harga emas turun, peminatnya justru banyak. Sebagian besar masyarakat malah akan berbelanja emas ketika harganya terjangkau.

Selanjutnya, mereka tinggal menjadikan emas itu simpanan untuk bisa dijual lagi nanti saat harganya tinggi. Dengan demikian, pergerakan sell and buying emas selalu ada.

BACA  Peluang Besar Bisnis Hidroponik di Perkotaan

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT Bursa Berjangka Jakarta Stephanus Paulus Lumintang menuturkan bahwa pandemi menggairahkan perdagangan berjangka komoditas (PBK). “Naik hingga 30 persen jika dibandingkan dengan tahun kemarin,” ujarnya. Maka, tren bursa berjangka Jakarta malah positif.

Paulus menambahkan, emas tetap menjadi favorit investasi berjangka. Sampai tiga bulan lagi pun, harganya masih akan kuat. “Terlebih beberapa negara sudah melewati masa krisis ekonomi,” terangnya.

BACA  Sah! Berikut Asumsi Dasar Ekonomi Makro 2021

Investasi emas selalu mendatangkan profit. Emas tidak seperti instrumen investasi lain di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun, berinvestasi emas lewat bisnis pialang berjangka mengandung risiko yang tidak kecil. Apalagi, ada banyak perusahaan pialang berjangka yang ilegal.(jawapos/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JawaPos.com, dengan judul: “Pandemi Covid-19 Bikin Permintaan akan Emas Naik Gila-gilaan“. Pada edisi Ahad, 27 September 2020.

Komentar