Senin, 14 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Panglima: AS dan Australia Sebarkan Hoax Soal Habib Rizieq

Oleh Fajriansyach , dalam Headline Kabar Nusantara , pada Kamis, 24 November 2016 | 08:51 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku menerima kabar bohong mengenai Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Kabar tersebut menyebutkan bahwa sang habib dianiaya oleh anggota Komando Strategi Angkatan Darat (Kostrad). Panglima mengaku pertama mendapat kabar tersebut melalui aplikasi WhatsApp kemarin malam, Selasa (22/11).

BACA  ODGJ di Gorontalo Utara Tinggi, Bupati Kaget

“Langsung intelijen saya suruh bekerja mencari,” kata Gatot kepada wartawan usai menjadi pembicara dalam seminar Peningkatan Ketahanan Bangsa Untuk Menjaga Keutuhan NKRI, di Aula Graha Sanusi Hardjadinata, Universitas Padjajaran, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Rabu (23/11).

BACA  Bupati Tutup Tempat Wisata di Gorontalo Utara untuk Sementara

Setelah ditelusuri terungkap bahwa kabar tersebut tidak benar alias hoax belaka.  Namun yang lebih mengejutkan lagi, Gatot menyebut hoax tentang Habib Rizieq itu disebarkan oleh pihak asing.

“Ternyata hoax tersebut asalnya dari Australia dan Amerika,” sebut Gatot.

BACA  Jangan Remehkan Covid Pada Anak, 40 Persen dengan Riwayat Komorbid Meninggal

Lebih lanjut dikatakan Gatot, saat ini banyak pihak yang diduga tengah berusaha mengganggu kondusifitas keamanan di Indonesia untuk tujuan tertentu.

Pesan bohong nan provokatif mengenai Habib Rizieq tersebut menjadi buktinya. “Semakin nyata tangan-tangan luar (asing) ikut bermain.” tandasnya. (rmol/dil/jpnn/hg)


Komentar