Sunday, 25 July 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Panitia Hak Angket Dapat Dukungan dari Aktivis

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Legislatif , pada Tuesday, 6 July 2021 | 06:05 AM Tags: ,
  Aksi Suara Parlemen Jalanan yang mendukung penuntasan Hak Angket di Gedung DPRD Gorontalo Utara, Senin (05/07/20210). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Suara Parlemen Jalanan (SPJ) kembali mendatangi gedung DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Senin (05/07/2021) guna memberikan support kepada Panitia Hak Angket. Tujuannya agar dapat bekerja dengan maksimal, dan dapat memperoleh hasil sebagaimana yang diharapkan tanpa harus menunggu waktu yang ditentukan.

Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh salah satu orator yang berhasil ditemui awak media ini, Ahmad Fajrin. Menurutnya kedatangan pihaknya di gedung wakil rakyat tersebut merupakan bentuk keterpanggilan sebagai rakyat untuk melihat keseriusan dari DPRD Gorut melalui panitia hak angket yang saat ini tengah bekerja. 

“Dan kami berharap agar dapat segera memperoleh hasil sebagaimana yang diharapkan sebelum batas waktu yang ditentukan dalam arti sebelum 60 hari kerja, sudah ada hasil yang memadai,” kata Fajrin.

Disisi lain, saat menemui sejumlah Aleg yang tergabung dalam panitia hak angket tersebut, perwakilan suara parlemen jalanan turut menyerahkan bunga dan juga obat sejenis jamu tolak angin. Menurut Fajrin, pemberian bunga dan obat tersebut memiliki arti tersendiri. 

“Untuk bunga yang diberikan tersebut sebagai bentuk dukungan dari SPJ kepada panitia hak angket dalam melaksanakan kinerja mereka semaksimal mungkin,” tegasnya.

Sementara untuk obat atau sejenis jamu tersebut kata Fajrin memanifestasikan arti tersendiri lagi yang lebih kepada harapan dari masyarakat yang diwakili oleh suara parlemen jalanan kepada panitia hak angket atau kepada DPRD Gorontalo Utara secara umum agar tidak masuk angin. 

“Dalam arti, saat bekerja baik panitia hak angket maupun DPRD Gorut tidak gampang masuk angin atau terkontaminasi yang pada akhirnya dapat mempengaruhi hasil akhir dari kinerja yang selama ini telah dirintis dengan susah payah,” ujar Fajrin.

Tentu masyarakat tidak menghendaki yang namanya masuk angin tersebut yang pada akhirnya juga dapat merusak citra lembaga dimata masyarakat. (abk/adv/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar