Kamis, 2 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Panitia Hak Angket Maksimalkan Hari Kerja 

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Legislatif , pada Minggu, 25 Juli 2021 | 18:05 PM Tag: , , ,
  Suasana pengambilan keterangan dari terpanggil oleh Panitia Hak Angket. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Panitia Hak Angket, DPRD Gorontalo Utara (Gorut) memanfaatkan waktu kerja yang diberikan selama 60 hari dengan semaksimal mungkin. Olehnya, panitia terus mengumpul data guna memaksimalkan hari kerja.

Menurut Wakil Ketua, DPRD Gorontalo Utara, Hamzah Sidik, mengatakan bahwa sampai saat ini, pihaknya terus merampungkan dokumen yang ada. Termasuk didalamnya dokumen keterangan yang telah diperoleh dari para terpanggil dan juga tentu masih ada keterangan lainnya dari beberapa pihak yang dalam waktu dekat ini akan segera dipanggil untuk dimintai keterangannya.

Menurut Hamzah Sidik, waktu kerja yang diberikan tersebut masih tersisah, karena 60 hari itu dihitung hari kerja. 

“Hari kerja disini Senin sampai Jumat, tidak termasuk Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional,” jelasnya.

Keakuratan data dan juga terhadap dokumen yang menjadi hasil dari kerja Panitia Hak Angket itu menjadi hal terpenting untuk diperhatikan. 

“Data yang ada harus akurat, termasuk darimana sumbernya, dan juga terhadap keterangan dari para terpanggil itu kita akan buatkan berita acaranya yang ditandatangani oleh para terpanggil,” kata Hamzah Sidik.

Dan sebelum ditandatangani berita acaranya, kata Hamzah Sidik, para terpanggil yang telah dimintai keterangannya itu diundang sekali lagi. Kemudian diminta untuk membacakan hasil keterangan yang telah disampaikan sebelumnya. 

“Jika memang ada yang perlu dikoreksi saat itu, maka dilakukan dan setelah fix, maka dilakukan penandatanganan berita acara,” tegasnya.

Pada intinya, Panitia Hak Angket akan segera menyelesaikan kinerjanya sesuai dengan waktu yang diberikan dan terhadap hasilnya tentu akan disampaikan. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 13 times, 1 visits today)

Komentar