Saturday, 18 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Panitia Hak Angket Segera Susun Rencana, Target Hanya 9 Pekan

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Legislatif , pada Tuesday, 25 May 2021 | 08:10 AM Tags: ,
  Ketua Komisi III DPRD Gorontalo Utara, Aryati Polapa

Hargo.co.id, GORONTALO – Dalam waktu dekat ini, Panitia Hak Angket DPRD Gorontalo Utara (Gorut) akan menyusun program. Itu akan dilakukan melalui rapat internal yang dilakukan pada pekan ini.

Ini diungkapkan Ketua Panitia Hak Angket, Ariyati Polapa yang mana menurutnya rapat tersebut untuk menyusun program dan hal-hal lainnya sebagai acuan dalam proses pelaksanaan tugas yang diberikan. 

“Kami akan rapat dulu, rencananya akan dilaksanakan pada pekan ini,” ungkapnya.

Saat ditanya target pembahasan Hak Angket, Ariyati Polapa mengatakan bahwa memang dalam setiap pelaksanaan kepanitiaan, target waktu tersebut harus ada dan jelas. 

“Karena itu merupakan acuan panitia dalam bekerja, sudah ada target waktu yang ditentukan, tinggal melaksanakannya. Kami menargetkan 9 pekan atau dua bulan lebih. Selama 9 pekan kita merencanakan waktu kerja sampai dengan hasil akhirnya. Itu artinya pada akhir Juli mendatang, kinerja panitia Hak Angket akan terlihat,” jelasnya.

Rapat penyusunan program tersebut, kata Ariyati Polapa merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Mengingat itu merupakan rapat penyusunan program, sehingga terhadap apa yang nantinya akan dilakukan itu telah tersusun.

“Termasuk juga terhadap materi, pihak yang diundang siapa saja dan lokasinya. Itu semua harus terstruktur dengan jelas,” terangnya.

Terhadap Hak Angket sendiri, Ariyati menegaskan bahwa ini bukan dalam rangka pemakzulan untuk kepala daerah. Alasan kenapa harus menggunakan Hak Angket itu sudah dijelaskan dalam rapat pengambilan keputusan penggunaan hak angket belum lama ini. 

“Sebelumnya secara kelembagaan, DPRD Kabupaten Gorut telah membentuk panitia khusus terkait dengan tata kelolah pemerintahan yang menghasilkan beberapa rekomendasi. Kemudian DPRD menggunakan hak interpelasi,” jelasnya.

Hanya saja terhadap rekomendasi dan poin-poin penting yang menjadi pertanyaan dan juga rekomendasi oleh DPRD Gorut, tidak termuat dengan jelas dalam jawaban bupati yang telah disampaikan sebelumnya. 

“Sehingga kejelasan atas pertanyaan dan juga terhadap rekomendasi lainnya dan juga terhadap temuan DPRD Gorontalo Utara terkait dugaan pelanggaran yang berakibat secara umum tersebut butuh penjelasan dan kejelasan sebenarnya,” tegasnya.

Olehnya, Ariyati berharap melalui Hak Angket ini diharapkan apa yang belum mendapatkan penjelasan dan kejelasan tersebut akan terjawab. (abk/adv/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar