Senin, 14 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Panitia Pasar Murah tidak Melayani Warga Jika Tak Memakai Masker   

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Gorontalo , pada Jumat, 7 Mei 2021 | 00:05 WITA Tag: , , ,
  Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie saat memberikan sambutan dalam gelaran pasar murah di Lapangan Desa Tanggilingo, Kecamatan Kabila, Bone Bolango, Kamis (06/05/2021). (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Panitia pelaksana pasar murah diminta untuk tidak melayani warga masyarakat yang datang atau pembeli yang tidak mengenakan masker serta tidak mematuhi protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan Gubernur Rusli Habibie saat membuka gelaran pasar murah di lapangan Desa Tanggilingo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (06/05/2021).

“Petugas, pembeli yang tidak menggunakan masker, jangan dilayani. Sekali lagi jangan dilayani. Paling penting juga jaga jarak. Jangan sampai pasar murah ini malah melahirkan cluster baru, padahal niat kita untuk meringankan beban masyarakat. Tolong yah ibu-ibu,” kata Rusli.

Rusli menegaskan pelayanan di pasar murah sudah disesuaikan dengan protokol kesehatan. Untuk itu, pembeli yang datang juga wajib ikut protokol kesehatan. Ia memastikan masyarakat yang hadir pasti semua kebagian, stok yang disediakan pemprov Gorontalo banyak, jadi tidak perlu berebut.

“Semua sekarang pasti lagi serba susah, apalagi pendapatan menurun. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan bulan puasa dan lebaran, maka bahan subsidi kita turunkan. Ini untuk meringankan beban rakyat. Jadi saya harap tolong tidak perlu desak-desakan, tidak perlu berkerumun. Santai saja antri satu persatu karena semua pasti dilayani,” imbuhnya.

Pasar murah di Tanggilingo juga menawarkan berbagai kebutuhan pokok, tentunya dengan harga terjangkau. Misalnya Gula pasir dijual Rp10.000 per kg dibanding harga pasaran Rp14.000.

Ada Pula beberapa komoditas yang disubsidi oleh pemerintah diantaranya beras Rp8.000 per kg, cabai Rp20.000 per ½ kg, telur Rp10.000 per 10 butir, bawang putih dan bawang merah yang masing -masing dijual dengan harga Rp10.000 ½ kg, ikan tuna segar Rp20.000 per kg, dan tidak ketinggalan beberapa produk aneka minuman dan makanan ringan.(zul/adv/hargo)

BACA  Dianggap Belum Maksimal, Gubernur Gorontalo Evaluasi Program OPD

Komentar