Rabu, 6 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pansus Angket Dinilai Tumpul Soal Pengusutan Rekaman Oknum Pejabat Minta Fee Proyek

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Selasa, 29 Agustus 2017 | 10:22 Tag: ,
  

Hargo.co.id Gorontalo – Dinilai lamban dalam menangani kasus, Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gorontalo (UG) bersama HMI kembali pertanyakan kinerja panitia khusus (Pansus) hak angket DPRD Kabupaten Gorontalo terkait rekaman pembicaraan oknum pejabat “papa minta pulsa” yang hingga saat ini dinilai KJ alias kurang jelas.

Dari pantauan Gorontalo Post, kemarin, Senin (28/9), puluhan mahasiswa setelah berorasi di depan Kantor DPRD sekitar 30 menit, mereka kemudian masuk ke ruang rapat DPRD dan meminta kepada para legislator yang hadir untuk beraudiensi dengan mahasiswa.

Para demonstran juga meminta agar para anggota dewan, khususnya pansus hak angket, bekerja secara profesional dalam menindaklanjuti kasus isi rekaman pejabat “minta fee proyek” yang diduga melibatkan pejabat di daerah ini.

Seperti dikatakan Ketua HMI cabang Limboto Subarka Komendagi, mendesak pansus DPRD untuk segera memproses kasus tersebut dengan tenggat waktu yang tersisa. “Jangan sampai anggota pansus ada intervensi dan dan sudah masuk angin sehingga terkesan hanya membiarkannya.

Karena ini merupakan pansus angket pertama terjadi di Kabupaten Gorontalo, kami melihat sampai dengan saat ini tim pansus belum memperlihatkan kinerja pansus hak angket tersebut, jangan sampai berlarut-larut proses tersebut sehingga terbengkalai,” katanya.

Senada, Presidem BEM UG Cipto Pakaya juga mendesak agar segera memanggil pejabat-pejabat yang terlibat di dalamnya.

“Sampai dengan hari ini kami melihat pihak DPRD hanya diam saja dan tak berbuat banyak, karena dengan begitu waktu hanya akan terbuang sia-sia, banyak saja alasan yang di lontarkan DPRD ketika kami tanya hal tersebut masih ada penundaan dan masih banyak alasan-alasan lain dari DPRD,” katanya.

Hal ini pun langsung ditanggapi Ketua DPRD Samid Hemu. Menurut politisi PDI-P tersebut, pansus yang terbentuk tetap semangat dalam mengungkap kasus ini.

“Sampai saat ini pansus terus bekerja, kami tidak ingin lepas tanggung jawab, konsisten dan komitmen mengusut tuntas kasus tersebut, kemungkinan pekan depan kami akan melakukan pemanggilan terhadap pejabat yang terlibat didalamnya,” janji Sahmid Hemu.

Sementara, ketua pansus hak angket Eman Mangopa mengatakan hal ini di dukung oleh semua fraksi, dan rekan-rekan sudah tidak ada keraguan lagi dalam mengusut tuntas hal tersebut.

“Progres sampai dengan saat ini, kami telah melakukan pemanggilan terhadap beberapa oknum yang terlibat dan pemanggilan itu ada prosedur tetapnya kami meminta agar diberikan waktu untuk bagaimana segera memproses hal ini, dan kami berkomitmen untuk tetap mengusut tuntas hal ini,” tutup Eman.(Tr-56/hg)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar