Saturday, 18 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pansus Kebut Pembahasan Pembentukan Perangkat Daerah

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Legislatif , pada Thursday, 29 July 2021 | 11:05 AM Tags: , ,
  Penyerahan dokumen pembentukan OPD baru dari Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo kepada Ketua DPRD, Syam T. Ase. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pansus Pembentukan Perangkat Daerah DPRD Kabupaten Gorontalo, kini tengah memaksimalkan kinerja. Apalagi waktu yang diberikan hanya dua pekan untuk membahas pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru. 

Informasi yang berhasil dihimpun, Pansus ini dibentuk berdasarkan SK DPRD nomor : 6/KEP/DPRD/Vll/2021, mulai menyusun agenda pembahasan, Rabu (28/07/2021). Ketua Pansus, Ali Polapa mengatakan, sesuai dengan apa yang diungkapkan di paripurna tingkat l, Senin (26/07/2021) waktu yang diberikan untuk membahas ranperda ini adalah dua pekan. 

“Sehingga Pansus akan berupaya semaksimal mungkin membahas Rannperda ini secara detail. Apalagi untuk dinas baru dalam hal ini dinas pendapatan diharapkan bisa berperan besar dalam mengoptimalkan pendapatan daerah Kabupaten Gorontalo,” jelas Ali Polapa. 

Lanjut kata Ali Polapa, saat pembahasan antara Badan Anggaran dan organisasi perangkat daerah (OPD) yang punya target pendapatan asli daerah (PAD) nya cukup besar, namun faktanya saat dilakukan evaluasi dari 2020 lalu OPD-OPD yang menjadi penyumbang terbesar PAD justru tak mencapai target.

Bahkan jauh dari harapan, ditambah lagi dengan adanya pinjaman pemerintah daerah dari pusat melalui program dana pemulihan ekonomi nasional (PEN). Sudah bisa dipastikan di tahun-tahun mendatang daerah membutuhkan kerja maksimal dari OPD untuk menopang pendapatan. 

“Sehingganya dengan membentuk dinas pendapatan daerah sangat diharapkan bisa dimaksimalkan untuk pendapatan daerah kedepannya,” harap Ali Polapa. 

Sama seperti Ali Polapa, anggota Pansus, Safrudin Hanasi menambahkan, pihaknya akan mengkaji apakah dengan adanya OPD baru, dalam hal ini Dinas Pendapatan Daerah bisa menopang ekonomi daerah. 

“Nantinya akan kita dalami apa yang disampaikan Bupati Gorontalo akan realistis atau tidak. Jangan sampai nanti setelah terbentuknya dinas ini tetapi tak akan sesuai harapan, apalagi di tengah pandemic seperti saat ini, mau digenjot bagaimana untuk menutupi pembayaran pinjaman PEN dan apakah ini rasional atau tidak itu yang akan kita kaji,” ungkap Safrudin. 

Politisi PKS ini juga berharap, dengan terbentuknya dinas baru ini, harapan pemerintah daerah  untuk memaksimalkan PAD kedepannya untuk menyeimbangkan pembayaran dana PEN benar-benar bisa terwujud sesuai dengan harapan kita bersama. 

“Semoga ini bisa menjadi pengharapan baru sebagai upaya memaksimalkan PAD dan tentunya untuk kesejahteraan masyarakat kedepannya,” harap Safrudin. (***)

 

Penulis: Deice Pomalingo

(Visited 17 times, 1 visits today)

Komentar