Pansus Tatib Fokus Bahas Pasal Demi Pasal

Pembahasan tata tertib DPRD yang dilakukan oleh Pansus Tatib, Jumat (30/8) dan dipimpin langsung oleh Ketua Ridwan R. Arbie dan didampingi oleh wakil ketua Migdad Yaser.

Hargo.co.id, GORONTALO – Seperti komitmen awal yang disampaikan oleh Ketua Pansus Tata Tertib Tatib) DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Ridwan R. Arbie, bahwa untuk pembahasan akan dikebut, itu benar-benar dilaksanakan.

Pantauan media ini, sejak Kamis (29/08//2019) hingga saat ini, Pansus Tatib terus melakukan pembahasan. Pada Kamis (29/08/2019) rapat dipimpin langsung oleh Ketua Pansus Ridwan yang didampingi Wakil Ketua Pansus, Migdad Yaser. Rapat tersebut tak berlangsung lama mengingat ada kesepakatan yang dibangun bahwa untuk lancarnya pembahasan baiknya draf Tatib yang akan dibahas telah jadi dan dalam bentuk hard copy.

Atas persetujuan bersama, kemudian pimpinan rapat memutuskan untuk menunda pembahasan dan akan melanjutkan pada besok hari yakni pada Jumat (30/09/2019). Pada rapat tersebut, seluruh nampak serius dan mengikuti pembahasan yang dipimpin langsung oleh Ridwan.

Disepakati untuk dibahas berdasarkan pasal per pasal kemudian langsung disampaikan apakah ada perubahan atau masukan serta saran terkait dengan pasal dan ayat.

Nampak juga para anggota pansus pro aktif terhadap pasal-pasal yang dibahas dan langsung memberikan masukan, sementara tim pakar yang juga terlibat dalam pembahasan tersebut langsung mencatat bahkan langsung memperbaiki setiap kata dan kalimat yang ditayangkan melalui slide.

bagi Ridwan, pembahasan Tatib itu sangat penting untuk diseriusi karena menyangkut aturan dan ketentuan yang mengatur siapa saja yang ada di dalam gedung DPRD ini.

“Itu sangat jelas, Tatib ini tidak hanya mengatur para aleg, namun juga bagi siapa saja yang datang ke gedung DPRD ini juga ketika sudah berada di dalam itu harus tunduk dan patuh terhadap Tatib yang kami susun saat ini,” tegasnya.

Olehnya, Ridwan berharap dengan dipacunya pembahasan akan lebih mempercepat perampungan, namun juga disampaikannya bahwa terhadap kualitas dari Tatib yang akan dibuat tersebut tetap menjadi bahan pertimbangan yang utama. (abk/hg)

-