Senin, 24 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pariwisata Boalemo Belum Bisa Maksimal, Ini Alasannya

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Boalemo , pada Rabu, 20 Oktober 2021 | 22:05 PM Tag: ,
  Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Boalemo, Yakop Yusuf Musa, S.Sos.,MM. (Foto : Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Tahun ini Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Boalemo, belum bisa memaksimalkan pengembangan sektor pariwisata. Kendalanya, yakni minimnya anggaran di Dinas Pariwisata (Dispar) setempat.

Kepala Dispar Boalemo, Yakop Yusuf Musa mengemukakan, kemunculan pandemi Covid-19 menjadi hambatan terbesar. Ia menuturkan, terbatasnya anggaran tahun ini, karena telah refocusing dan direalokasi untuk fokus pada penanganan wabah global tersebut.

“Tapi patut disyukuri, yang mana upaya Pemkab Boalemo tak sia-sia. Buktinya, berkat komitmen dan kerja keras kita bersama, membuahkan hasil bahwa daerah kita, kini telah dinyatakan zona hijau,” ujar Yakop, Selasa, (19/10/2021).

Berbicara tentang objek wisata di Boalemo sendiri lanjutnya, satu-satunya yang menjadi andalan adalah Pantai Indah Bolihutuo. Pihaknya berencana, akan mengusulkan anggaran pada 2022 mendatang, guna peningkatan sarana dan prasarana di area objek wisata tersebut.

“Peningkatan infrastruktur di objek wisata Pantai Indah Bolihutuo, juga menjadi komitmen Pemkab Boalemo. Mengingat, objek wisata satu ini, juga menjadi icon pariwisata Boalemo,” ujarnya.

Saat ini lanjut mantan Penjabat Sekda Boalemo itu, Dispar Boalemo bahkan telah menyusun berbagai rencana strategis, guna pengembangan dan optimalisasi sarana dan prasarana di objek Wisata Pantai Indah Bolihutuo mendatang.

Menurutnya, seluruh stakeholder juga harus berpikir dan bergerak bersama untuk kemajuan pariwisata. Bukan hanya Pemerintah, dari pihak swasta juga memiliki peran penting. Tak bisa dipungkiri kata Yakop, sektor pariwisata menjadi penyumbang profit bagi Negara.

“Saya kira ini bagus. Harapannya, semoga di 2022 nanti seiring hilangnya pandemi, pariwisata kita akan bangkit lagi. Dengan begitu, ekonomi akan bangkit pula. Kami persilahkan, jika ada pihak swasta yang ingin berkolaborasi,” kunci Kadispar. (***)

 

Penulis : Abdul Majid Rahman

(Visited 101 times, 1 visits today)

Komentar