Selasa, 15 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pasang Lilin Saat Listrik Padam, Satu Rumah Ludes Terbakar

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Senin, 12 Juni 2017 | 13:58 WITA Tag: , , , ,
  


GORONTALO Hargo.co.id – Pemadaman listrik yang terjadi hampir seharian full di sejumlah wilayah di Gorontalo, memakan korban. Rumah milik keluarga Yanto Ahmad (42)-Fatrah Kimu (38) di Jl Rambutan, Kelurahan Tamulabutao, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo hangus terbakar.

Penyebabnya diduga gara-gara lilin yang dipasang untuk penerangan karena terjadinya pemadaman listrik. Peristiwa ini terjadi, Ahad (11/6), sekira pukul 19.15 wita. Menurut warga sekitar, Yanto Ahmad (42) sang pemilik rumah beserta istrinya Fatra Kimuh (38) saat terjadinya kebakaran itu, tengah berada diluar rumah. Namun, sebelum keluar rumah Fatra sempat menyalakan sebuah lilin di ruang tengah karena saat itu listrik masih padam.

BACA  Ini Langkah Gubernur Terkait Vaksinasi Lansia di Gorontalo¬†

Diduga, api dari lilin inilah yang kemudian menjadi penyebab utama terjadinya kebakaran. Apalagi saat itu, Lilin dinyalakan didekat meja televisi yang beralaskan kain mudah terbakar. Api yang terlanjur membesar kemudian langsung melalap seluruh bagian rumah dari depan hingga dapur rumah milik Yanto yang sehari-harinya bekerja sebagai pengemudi bentor itu.

BACA  PGRI Kabupaten Gorontalo Fokus Program Merdeka Belajar

Dilaporkan sejumlah perabotan seperti, TV tabung 21 inci, 1 unit kompor gas, 2 buah lemari beserta isinya, 4 buah kursi plastik, 1 buah meja plastik dan 1 buah tempat tidur hangus tak bersisa. Kerugian materipun dilaporkan mencapai Rp 70 juta.

Yanto dan Fatrapun nampak sangat terpukul atas musibah yang menimpa mereka. Bahkan, Fatra harus dilarikan ke rumah sakit setelah berulang kali pingsan akibat musibah yang menimpanya itu. “Pemilik rumah sudah dibawa ke rumah sakit otanaha tadi karena pingsan terus,” ujar Adri salah seorang warga sekitar.

BACA  Gorontalo Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Warga Palestina

Sementara itu, Kebakaran sendiri baru bisa diatasi sekira dua jam setelah kejadian bermula. Tiga unit mobil pemadam kebakaran dibantu warga sekitarpun berhasil memadamkan api. (tr-45/tr-53/kif/san/hargo)


Komentar