Rabu, 16 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pasca Lebaran, Harga Ayam Pedaging Mulai Turun 

Oleh Berita Hargo , dalam Ekonomi , pada Selasa, 25 Mei 2021 | 04:05 WITA Tag: ,
  Salah seorang pedagang ayam pedagang di Pasar Sentral Kota Gorontalo (Foto: Istimewa /Rita Setiawati untuk Hargo)


Hargo.co.id, GORONTALO – Harga ayam pedaging di Pasar Sentral Kota Gorontalo usai lebaran mulai mengalami penurunan. Harga ayam pedaging turun menjadi Rp 55.000 per ekor, padahal jelang lebaran harga daging ayam mencapai Rp 65.000 per ekor. 

Penjualan daging ayam yang ada di pasar-pasar di Gorontalo memang tidak menggunakan ukuran kilogram, namun dijual per ekor. Kecuali, ketika pedagang membeli ayam yang masih hidup pada salah satu peternakan, barulah dihitung per kilogram. Namun, ketika pedagang menjualnya di pasar tetap dijual dengan harga per ekor. Hal itulah yang membuat harga ayam selalu mengalami naik turun.

Alwir Munawir, salah seorang pedagang ayam pedaging yang ada di pasar Sentral Kota Gorontalo menuturkan, saat Bulan Ramadan hingga sepekan setelah Idulfitri, harga ayam potong masih mahal. 

“Harganya sekitar Rp 65.000 per ekor dan sekarang sudah turun Rp 55.000 per ekor. Harga tersebut untuk ayam pedaging yang sudah bersih berukuran sedang-besar,” katanya. 

Pria yang sudah berjualan sekitar 10 tahun itu, mengungkapkan bahwa tiap tahun harga ayam pedaging memang selalu naik turun. Apalagi jelang Bulan Ramadan hingga usai lebaran. 

“Kami menaikkan dan menurunkan harga juga tergantung harga ayam dari peternakan,” ungkap Alwir Munawir, ketika diwawancarai hargo.co.id, Senin, 24 Mei 2021. (rita/ung/hargo)

BACA  Nikmati Promo Swimming Pool Deals di Aston Gorontalo & Villas Sampai 15 Juni 2021

Komentar