Selasa, 15 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pasien Kategori PDP Meninggal Dunia di Gorontalo, Pemakaman Sempat Ditolak Warga

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Jumat, 17 April 2020 | 01:30 WITA Tag: ,
  Prosesi pemakaman jenazah kategori PDP di Kabupaten Gorontalo. Nampak, para petugas mengenakan APD pada Jumat (17/4/2020) di Kelurahan Hepuhulawa, Kabupaten Gorontalo, sekitar pukul 00.15 Wita. (Foto:Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang warga Kelurahan Hunggaluwa, Limboto, Kabupaten Gorontalo meninggal. Pemakaman warga yang berjenis kelamin wanita itu menggunakan protokol kesehatan, Jumat (17/04/2020) sekitar pukul 00.10 Wita, di Hepuhulawa, Kabupaten Gorontalo.

Informasi yang berhasil dihimpun, almarhumah sempat menjalani perawatan di RS Dunda Limboto selama 7 hari. Dari hasil diagnosa, almarhumah memiliki penyakit di paru – paru. Guna memastikan almarhumah tidak terjangkit Covid – 19, sebelum meninggal tim medis mengambil sampel untuk dilakukan swab test. Bukan hanya itu, almarhumah juga sempat dilakukan rapid test sebanyak dua kali, hasilnya negatif.

BACA  Ikut Vaksinasi, Pengemudi Bentor dan Ojol di Gorontalo Akan Dapat Sembako

Direktur RS. Dunda Limboto, Irawan Huntuyungo yang dihubungi awak media membenarkan informasi tersebut.

BACA  Lewat Virtual, Wagub Gorontalo Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

“Pasien dikategorikan PDP karena memiliki riwayat penyakit paru – paru. Saat dilakukan rapid test hasilnya negatif,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Ronny Sampir di tempat terpisah menegaskan, pemakaman almarhumah menggunakan protokol kesehatan merupakan upaya antisipasi.

“Sebagai antisipasi saja. Masyarakat tidak perlu panik. Karena dari rapid test, hasilnya negatif. Untuk lebih memastikan, sampel dari almarhumah telah diambil untuk dilakukan swab test,” kata Ronny Sampir.

BACA  Bahas Radikalisme, Gubernur Gorontalo Lakukan Pertemuan dengan MUI

Pemakaman jenazah ini sempat mendapat penolakan warga sekitar makam. Namun, setelah ada penjelasan dari pemerintah setempat akhirnya jenazah dapat dimakamkan. Nampak, para petugas menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat memakamkan jenazah. (rwf/vyr/hg)

Prosesi pemakaman jenazah kategori PDP di Kabupaten Gorontalo. Nampak, para petugas mengenakan APD pada Jumat (17/4/2020) di Kelurahan Hepuhulawa, Kabupaten Gorontalo, sekitar pukul 00.15 Wita. (Foto:Istimewa)
Prosesi pemakaman jenazah kategori PDP di Kabupaten Gorontalo. Nampak, para petugas mengenakan APD pada Jumat (17/4/2020) di Kelurahan Hepuhulawa, Kabupaten Gorontalo, sekitar pukul 00.15 Wita. (Foto:Istimewa)

Video

 


Komentar