Saturday, 25 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Paskibraka: Sementara, Putra Gorontalo Posisi Dampok 8

Oleh Berita Hargo , dalam Features Gorontalo Headline , pada Monday, 14 August 2017 | 12:54 PM Tags: , ,
  

GORONTALO,hargo.co.id – Sejak Sabtu, (12/8) para petugas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) mulai observasi lapangan di Istana Negara, sebelum menjalani rangkaian gladi kotor dan terakhir gladi bersih serta pelaksanaan upacara HUT 17 Agustus.

Nah, pada latihan beberapa hari terakhir ini, calon Paskibraka asal Gorontalo Mohammad Alfin Abbas untuk sementara dipercayakan menjadi Komandan Pasukan (Dampok) 8. Sementara untuk putri Audia Paramata masih intens latihan pada posisi pasukan 17.

Kepala Seksi Pemuda di Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo Yusdin Nuwa yang sejauh ini intens melakukan kontak dengan calon Paskibraka asal Gorontalo di Istana Merdeka mengungkapkan bahwa sejauh ini siswa asal SMAN 3 Gorontalo itu berada di posisi Dampok 8 untuk Putra. Namun posisi ini belum menjamin, sebab bisa saja di hari H pelaksanaan, akan ada perubahan dari pembina maupun pelatih Paskibraka di Istana Merdeka.

“Itu bisa saja terjadi perubahan. Tetapi mari kita berdoa agar putra yang sekarang berada di Dampok 8 akan bertahan sampai pelaksanaan,” ucapnya.

Untuk putri dilanjutkan Yusdin bahwa pernah sekali menjadi petugas pembawa Baki. Namun kini posisinya berada di posisi dipasukan 17.

“Kami patut berbangga karena mereka sudah melakukan yang terbaik. Mudah-mudahan sampai hari H tidak ada permasalahan. Dan Gorontalo masih bisa menunjukkan eksistensinya pada pelaksanaan di HUT RI di Istana Negara 17 Agustus mendatang,”harap Yusdin.

Sementara itu, untuk petugas Paskibra di tingkatan Provinsi Gorontalo hari ini (14/8) bakal dilangsungkan gladi kotor selama dua hari kedepan.

“Kita terus menggenjot petugas Paskibra untuk tingkat Provinsi Gorontalo. Karena tahun ini kita harus kerja keras, dengan jumlah petugas yang hanya 30 calon Paskibra jadi kita hanya bisa membuat satu kelompok saja. Mereka yang bertugas pagi dan juga sore. Sehingga butuh tenaga ekstra untuk persiapan jelang hari H,” katanya.

“Tanggal 15 kita gladi bersih dan malamnya ada pengukuhan. Insyaallah mereka siap untuk menjalankan tugas ini,” tandasnya. (ndi/hargo)

 

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar