Rabu, 21 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pastikan Anak Dapat Imunisasi di Masa Pandemi

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Minggu, 4 Oktober 2020 | 21:05 WITA Tag: , , ,
  Ilustrasi anak tengah di imunisasi campak oleh petugas. (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Di masa seperti ini, ada sebagian orang tua yang ragu dan khawatir mengimunisasikan anaknya. Perlu diingat, mendapatkan vaksinasi adalah hak anak.

“Pastikan anak tetap mendapatkan imunisasi di masa pandemi. Jangan sampai kita mengalami double wabah. Bisa saja karena cakupan imunisasi turun, orang-orang tidak mengimunisasikan anaknya,” ujar Communication for Development Specialist UNICEF Indonesia Rizky Ika Syafitri, Jumat (2/10).

Imunisasi merupakan hak anak dan pemerintah juga menyediakan fasilitas ini secara gratis.

“Komitmen pemerintah luar biasa sekali untuk program imunisasi ini. Ini adalah hak [anak] dan tolong dimanfaatkan,” katanya dalam Webinar KPCPEN bertema Cari Tahu Tentang Vaksin Yuk!

BACA  Satgas Ajak Hilangkan Stigma Negatif Tentang Penyintas Covid-19

Ketika orang tua absen memberikan imunisasi kepada anaknya, Rizky mengatakan anak-anak rentan terjangkit sejumlah penyakit misalnya difteri, polio, dan campak. Penyakit-penyakit tersebut bisa menyebabkan kesakitan, kecacatan, hingga kematian.

Hal senada juga disampaikan oleh dr. Endah Citraresmi, Sp.A(K), MARS dari Yayasan Orangtua Peduli. Dia menekankan pentingnya orangtua untuk memberikan vaksin kepada anak-anaknya sesuai jadwal.

BACA  Oktober, Kemenkes Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun

“Sekarang sudah banyak layanan kesehatan yang memisahkan layanan anak sakit dengan anak sehat, sehingga orangtua bisa memilih tempat vaksin yang terdekat dan sesuai dengan pilihannya,” ujar Endah.

Endah menjelaskan setidaknya ada lima pesan penting yang harus diingat dalam imunisasi. Pertama, mendukung untuk imunisasi anak tepat waktu. Bila menundanya, anak belum terproteksi optimal dan berrisiko terpapar infeksi.

Kedua, jika terlambat jangan khawatir, masih bisa dikejar. Orangtua harus kuasai imunisasi, berdiskusi dengan tenaga kesehatan.

BACA  Soal Penyebaran Covid-19, Bone Bolango Keluar dari Zona Merah

Ketiga, minta imunisasi secara simultan. Simultan di sini artinya memberikan vaksin lebih dari satu kali suntikan dalam satu kali kunjungan. Hal ini bisa menjamin vaksin diberikan tepat waktu dan anak tidak dibawa bolak-balik ke layanan kesehatan untuk mendapatkan vaksin yang berbeda.

Keempat, tenaga kesehatan harus meningkatkan pengetahuan terkait imunisasi kejar dan imunisasi simultan.

“Kita harus membantu anak-anak kita mendapatkan imunisasi tepat waktu,” ujarnya.(HARGO)

#IngatPesanIbu

Memakai Masker

Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan

Mencuci Tangan dengan Sabun


Komentar