Senin, 30 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pastikan Menerapkan Protokol Kesehatan, Nelson Kunjungi Kantor Pajak Limboto

Oleh Jamal De Marshall , dalam Advertorial Kab. Gorontalo , pada Kamis, 18 Juni 2020 | 20:05 WITA Tag: , , ,
  Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, saat mengunjungi kantor pelayanan pajak Limboto, Rabu (17/06/2020). (Foto Veronika Y. Ruung/HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Provinsi Gorontalo saat ini tengah berada dalam masa transisi menuju new normal (Normal Baru). Dalam penerapan new normal nanti, Pemerintah di Gorontalo tengah gencar-gencarnya mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan di fasilitas publik.

Seperti halnya Pemkab Gorontalo. Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo terus bergerilya memastikan penerapan protokol kesehatan disejumlah instansi.

BACA  Ketua DPRD Gorontalo Utara Ajak Pertahankan Zona Hijau

Rabu (17/6/2020) Bupati Nelson melihat langsung penerapan protokol kesehatan dan pelayanan di Kantor Pajak Cabang Limboto.

“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa pembiayaan negara ini salah satunya adalah pajak, dimana kantor pajak merupakan tempat pelayanan juga yang perlu kita tinjau penerapan protokol kesehatannya, maka seluruh kantor pelayanan yang ada kabupaten Gorontalo perlu dilakukan peninjauan guna melihat apakah penerapan protokol kesehatan sudah diterapkan sesuai anjuran pemerintah.” ungkap Nelson

BACA  Afanti Uloli Ajak Warga Bone Bolango Menangkan Hamim-Merlan

Lebih lanjut Nelson Pamalingo mengimbau agar setiap masyarakat wajib melakukan pembayaran pajak meski ditengah pandemi covid-19.

Kunjungan Bupati Nelson ini disambut baik Kepala kantor Pajak Cabang Limboto, Ahmad Suyanto.

Menurut Suyanto, kunjungan Nelson Pomalingo merupakan bukti perhatian pemerintah terhadap kantor pajak dalam hal penerapan protokol kesehatan dan pelayanan.

BACA  Cegah Penyebaran Covid-19, Ini yang Dilakukan Polsek Botupingge

“Terkait dalam pelayanan pembayaran pajak secara online ditengah pandemi Covid-19, ada salah satu kendala yang dihadapi kami, dimana banyak masyarakat yang masih kesulitan untuk menggunakan metode online. Sehingga masyarakat lebih memilih untuk melakukan secara manual,”kata Ahmad. (adv/vyr/hg)


Komentar