Rabu, 12 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Patroli, Polisi Amankan 2 Panah Wayer

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Jumat, 30 Desember 2016 | 11:20 WITA Tag: ,
  


GORONTALO, Hargo.co.id – Patroli rutin yang dilakukan Polres Gorontalo Kota jelang tahun baru 2017 berhasil mengamankan sedikitnya 2 anak panah wayer dan puluhan botol minuman keras jenis Pinaraci, Rabu (28/12) malam.

“Alhamdulillah, pada malam ini (kemarin,red) kami berhasil mengamankan pemuda yang membawa dua panah wayer. Tapi dari pengakuanya, dia belum menggunakan barang tersebut, melainkan hanya memperlihatkan kepada temannya,” ujar Kasat Sabhara Iptu Usman usai patroli. Sejatinya, patroli yang dilakukan Satuan Sabhara Polres Gorontalo Kota rutin digelar tiap malam kamis dan malam minggu.

BACA  Cegah Kerumunan, Warga Dilarang Hentikan Kendaraan di Lokasi Tumbilotohe

Awalnya, polisi mendatangi Kelurahan Huangabotu, tepatnya dekat terminal Dungingi. Disitu didapati sekitar 3 orang nongkrong tanpa tanda pengenal. Setelah diperiksa, polisi mendapati dua buah anak panah wayer dari kantong celana AM alias Man.

Kepada petugas, pranggang tanggung tersebut mengaku sama sekali belum menggunakan panah wayer tersebut melainkan hanya ingin diperlihatkan kepada dua rekannya tadi. Namun, polisi tetap bergeming dan mengamankan AM alias Man untuk dimintai keterangannya di kantor polisi.

BACA  Bantu Pengamanan Warga Binaan, Polda Gorontalo Kerahkan Personil ke Rumah Sakit

Polisi juga sempat singgah di salah satu kios kecil di Kelurahan Limba U2, Kota Selatan. Disitu polisi berhasil menyita 3 dus miras jenis Pinaraci. Meski si pemilik kios tidak digelandang ke kantor polisi, minuman haram sebanyak puluhan botol tersebut disita.

BACA  Hamzah Sidik Serahkan Barang Bukti ke Penyidik Polda Gorontalo¬†

“Jadi, saya tegaskan lagi bahwa ini operasi rutin. Kebetulan ini menjelang akhir tahun, operasi juga harus ditingkankan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkap Iptu Usman. Terkait penyitaan miras, Usman mengatakan bahwa pedagang tersebut tidak memiliki izin. “Jadi semuanya kita sita,” pungkasnya.(TR-49/hargo)


Komentar