Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Paul Scholes Minta Pogba Tetap Pertahankan Gaya Permainan yang Sederhana

Oleh Fajriansyach , dalam Headline Sportivo , pada Sabtu, 17 September 2016 | 14:20 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id – Kekalahan Manchester United di kandang Feyenoord pada matchday 1 Liga Europa, Jumat (16/9) dini hari WIB membuat Paul Pogba dihujani kritik. Gelandang asal Prancis itu dianggap terlalu ingin berperan seperti Lionel Messi-nya Man United.

Menurut legenda Man United, Paul Scholes, mantan gelandang Juventus tersebut justru tak terlihat istimewa sebagai pemain dengan banderol 100 juta euro.

Pogba dianggap tengah berusaha keras untuk memberikan perbedaan di skuad asuhan Manajer Jose Mourinho dengan cara bermain seperti Messi di Barcelona.

BACA  Digelar Usai Idul Fitri, Belajar Tatap Muka Dilakukan Secara Terbatas 

“Pogba sedikit terlihat berada di posisi mana pun. Saya pikir dia mencoba terlalu banyak penguasaan bola,” kata Scholes kepada BT Sport dilansir Soccerway.

“Dia (Pogba) kerap berupaya mengalahkan tiga atau empat pemain dan kerap membawa bola. Seharusnya ia bisa bermain dengan lebih sederhana,” sambungnya.

Menurut Scholes, cara bermain yang terlalu rumit dan bertele-tele bukan ciri khas Man. United. Karenanya, Scholes meminta Pogba tetap mempertahankan gaya permainan yang sederhana seperti saat di Juventus, ketimbang bertingkah seperti Messi.

BACA  Jelang Buka Puasa, Dua Desa di Limboto Barat Diterjang Banjir 

“Itu bukan pemain yang dibeli Manchester United. Mereka tidak membeli Messi, tapi seorang pemain yang kuat di lini tengah yang bisa merebut bola,” kata Scholes.

“Dia punya kemampuan, bisa mengoper bola dan berlari. Jika dia bermain dengan satu dua sentuhan dan mengarahkan bola ke Zlatan (Ibrahimovic), tak ada yang sanggup menghadapinya,” tambah Scholes lagi.

BACA  Tradisi Tumbilotohe Tak Dilarang, Thariq: Festivalnya yang Dilarang

Lantaran hal itu, menurutnya, Pogba lebih cocok dipasangkan dengan pemain tenang seperti Michael Carric yang bisa menguntungkannya.

“Saya pikir dia membutuhkan gelandang pengatur ritme permainan seperti di Juventus di sisinya. Saya pikir sosok itu cocok pada diri Michael (Carrick) yang menahan bola,” tandas Scholes. (ira/JPG)


Komentar