Friday, 17 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



PBB-PKPI Gorontalo Optimis Jadi Peserta Pemilu

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Friday, 27 October 2017 | 14:55 PM Tags: , ,
  

GORONTALO, hargo,co.id – Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) hampir dapat dipastikan absen pada Pemilu 2019 mendatang. Itu setelah keduanya dinyatakan tak memenuhi syarat pada pendaftaran parpol calon peserta Pemilu 2019.

Meski begitu, kader PBB dan PKPI di Gorontalo tetap optimis bila partainya akan ikut serta pada Pemilu 2019 mendatang. Bahkan rencana untuk pindah parpol saat ini masih ditepis jauh-jauh. Utamanya para kader yang duduk di kursi legislatif.

Sekretaris DPC PBB Kota Gorontalo, Leny Ontalu yang juga sebagai Aleg DPRD Kota Gorontalo, menyampaikan bahwa, kader PBB yang ada di daerah masih sangat optimis dengan apa yang dilakukan DPP PBB.

“Sekarang masih digugat, dan kita tunggu hasil gugatan tersebut,” ungkap Leny.

Dirinya juga masih enggan menjawab, kemana jika nantinya ia akan pindah, kalau memang PBB sudah tidak bisa ikut lagi pemilu 2019 mendatang.
“Saya belum mau jawab sekarang, karena sampai dengan saat ini saya adalah kader PBB,” pungkasnya.

Sikap serupa juga disampaikan Ketua DPW PBB Provinsi Gorontalo Mekarwaty Suratinoyo. Anggota legislatif Dekab Gorontalo itu menegaskan belum berniat untuk pindah ke partai lain.

Menurut Mekarwaty, memang saat ini ada info bahwa partainya tak lolos pada verifikasi di KPU Pusat, tetapi dari hasil komunikasi dengan pengurus dipusat, PBB masih terus berjuang dan masih melakukan verifikasi dengan KPU-RI dan Bawaslu RI dan insyaallah bisa masuk.

“Saat ini Ketua umum masih melakukan verifikasi dan kami sebagai kader PBB berdoa dan berharap partai kami bisa lolos,” ungkap Mekarwaty.

Ditanyakan seandainya jika memang pada akhirnya tak lolos, apakah dirinya akan pindah kepartai mana, Mekarwaty masih enggan berkomentar, walaupun menurutnya sejauh ini sudah banyak partai yang mulai melakukan pendekatan dan menawarkan untuk masuk dipartai mereka.

“Terus terang banyak yang sudah mulai menawarkan, tetapi sampai saat ini saya masih no comment dulu, karena PBB juga belum final keputusannya, nanti jika sudah ada keputusan final barulah saya akan beri komentar,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Dewan Pimpinan PKPI Provinsi Gorontalo Benny Lengkey mengaku, tetap optimis PKPI masih akan lolos sebagai peserta Pemilu 2019.

“Memang PKPI dinyatakan belum lengkap saat verifikasi pendaftaran awal itu tapi kami sudah resmi ikut tahapan dan terdaftar sebagai parpol yang sudah mendaftar,” kata Benny Lengkey.

Menurut Benny, pihaknya menghormati keputusan KPU. Meski begitu, keputusan itu masih bisa dibawa ke ranah hukum.

“Masih ada Bawaslu apakah ini merugikan hak demokrasi kita atau apa, ibarat orang salat berjamah hanya karena dia terlambat apakah dia bisa langsung divonis tidak sah jadi begitulah yang harus kami kembalikan hak demokrasinya,” ujar Benny

Mantan perwira TNI itu mengaku PKPI optimis akan ikut sebagai peserta dalam pemilu 2019 bahkan sampai saat ini PKPI masih terus berlanjut melengkapi dan memperbaiki segala kekurangan yang sebagaimana dinyatakan KPU.

Terpisah kader PKPI Mahmud Harun yang juga aleg Bonbol menegaskan, keputusan PKPI tidak lolos sebagai peserta pemilu 2019 itu belum final.

“Ini belum final kami masih melengkapi kekurangan berkas tapi kami optimis bertempur di 2019 nanti, itu diluruskan bahwa bukan tidak lolos cuma pendaftaran belum lengkap, kan tidak dicoret tapi sudah didaftar. Saat ini masih tetap melengkapi sampai 17 Februari, terkecuali kalau tidak mendaftar atau terlambat pasti ditolak dan tidak lolos,” jelas Benny.

Sementara Hamid Delatu anggota Dewan Bonbol kader PBB enggan tidak banyak komentar menanggapi hal itu. Meski demikian ia tetap bersemangat optimis bahwa partainya akan masih tetap ikut sebagai peserta pemilu 2019 nanti.(wan/wie/csr/hargo)

(Visited 4 times, 1 visits today)

Komentar