Senin, 15 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



PDIP Buka Peluang Koalisi Demokrat di Pilwako Gorontalo

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Senin, 30 Oktober 2017 | 10:17 Tag: , ,
  

GORONTALO, hargo.co.id -  Langkah bakal calon Walikota Rum Pagau menemui Ketua DPC Demokrat Erman Latjengke, Kamis (26/10) membuat konstalasi Pilwako makin dinamis.

Bukan hanya mengganjal kans sang petahana Marten Taha mengendarai Partai Demokrat. Langkah Rum Pagau tersebut ikut membuka peluang terbangunnya poros koalisi baru.

Yaitu koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) serta Partai Demokrat.

Menariknya, PDIP yang telah mengeluarkan rekomendasi kepada Rum Pagau sebagai bakal calon walikota membuka peluang berkaolisi dengan Demokrat. Bahkan partai berlambang Kepala Banteng itu siap dan gembira jika nantinya Demokrat memilih bergabung dalam kaolisi PDIP-PPP.

Ketua DPC PDIP Kota Gorontalo Ariston Tilameo mengemukakan, pihaknya menyambut baik bila Demokrat bergabung dan berkoalisi dengan PDIP.

“Ya kalau Demokrat bergabung itu lebih bagus sekali dan kita menyambut sangat baik sekali,” ungkap Ariston Tilameo.

Menurut Ariston Tilameo, PDIP memberi tenggat waktu kepad Rum Pagau selama dua pekan untuk menggalang koalisi. Sejauh ini, sesuai penyampaian Rum Pagau, PPP telah menyatakan siap menyokong dan berkoalisi dengan PDIP.

“Sehingga kalau Demokrat bisa bergabung secepatnya maka itu lebih bagus,” kata Ariston Tilameo.

Sekadar informasi, PDIP memiliki tiga kursi di Dekot Gorontalo. Demikian pula PPP memiliki tiga kursi. Sementara untuk Demokrat memiliki empat kursi.

Sehingga jika Demokrat memutuskan bergabung dan membentuk koalisi bersama PDIP-PPP, koalisi tersebut akan memiliki 10 kursi. Jumlah kursi itu melampaui syarat mengusung pasangan calon yakni minimal 5 kursi.

Di sisi lain, bukan hanya pemenuhan syarat administrasi saja. Koalisi PDIP, PPP dan Demokrat akan menjadi koalisi yang patut diperhitungkan. Sebab, ketiga partai itu memiliki mesin politik yang cukup tangguh. Termasuk pengalaman dalam pertarungan Pilkada.

“Kalau Demokrat bergabung maka koalisi kita sangat besar dan itu bisa untuk berpotensi menang,” ungkap Ariston Tilameo.

Dilansir sebelumnya,Ketua Bapilu Demokrat Kota Gorontalo, Syamsul Bahri Daud menyampaikan, dalam Pilwako 2018 sudah terlihat jelas berbagai poros koalisi yang sementara dibangun.

Pertama ada pasangan Marten Taha – Riyan Kono yang bakal didukung oleh Partai Golkar, dan Partai Bulan Bintang (PBB). Kedua ada pasangan Adhan Dambea – Budi Doku, yang bakal didukung oleh Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerindra, dan Partai Hanura.

Sementara pasangan ketiga ada pasangan Rum Pagau – Rusliyanto Monoarfa yang bakal diusung oleh koalisi PDI-P dan PPP.

“Pak Rum yang datang langsung ke Demokrat itu sudah membuktikan salah satu keseriusannya untuk bersama-sama dengan Demokrat, karena Demokrat ingin menang,” ungkap Syamsul.

Ia juga menyampaikan bahwa salah satu dari tiga calon pasangan tersebut sudah mendaftar di Demokrat, sehingga sangat memungkinkan Demokrat untuk berkoalisi dengan salah satu dari tiga poros koalisi tersebut.

“Pak Marthen, pak Rum Pagau dan pak Budi Doku mendaftar di Demokrat, sehingga itu juga yang menjadi bahan bagi Demokrat, tapi kita sangat salut dengan keseriusan dari pak Rum yang datang ke Demokrat,” pungkasnya.

Di sisi lain, Marten Taha terus optimis bisa membangun koalisi besar. Dalam beberapa kesempatan, Marten menyatakan, selain Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Golkar yang sudah mengeluarkan rekomendasi, pihaknya juga terus berkomunikasi aktif dengan partai lainnya.

Yakni PPP, PDIP serta Partai Demokrat.

Bahkan untuk Partai Demokrat, beberapa waktu lalu Marten Taha sudah melakukan pertemuan bersama dengan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo Gusnar Ismail. Pertemuan itu sendiri membicarakan mengenai langkah Demokrat menyokong koalisi PBB-Golkar.

Namun dengan perubahan konstalasi politik yang sewaktu-waktu terjadi, peluang Marten Taha membangun koalisi besar bisa saja terganjal. Apalagi sang rival Rum Pagau beberapa waktu terakhir makin konsen dan intensif menggalang dukungan parpol.(wan/hargo)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar