Kamis, 18 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Peduli Lingkungan, APRI Pohuwato Lakukan Normalisasi Sungai 

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Pohuwato Ragam , pada Sabtu, 16 Juli 2022 | 14:05 Tag: , ,
  Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, APRI Pohuwato terus melakukan normalisasi sungai. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – DPC Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Pohuwato melakukan normalisasi sungai di Desa Taluduyunu Utara, Kecamatan Buntulia. Ini merupakan bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat yang berdomisili di sekitar lokasi tambang. 

Informasi yang berhasil dihimpun, normalisasi sungai tersebut dilakukan APRI bersama para pelaku usaha tambang di Pohuwato. Itu juga dilakukan karena kini banyaknya sedimentasi yang menutupi DAS maupun irigasi yang berada di Kecamatan Buntulia. 

Menurut Ketua DPC APRI Pohuwato, Limonu Hippy, normalisasi merupakan tanggungjawab bersama oleh APRI beserta para pelaku usaha itu sendiri. Olehnya, APRI Pohuwato secara konsisten melakukan normalisasi di beberapa wilayah terdampak. 

“Tentu ini menjadi tanggungjawab bersama khususnya para pelaku usaha itu sendiri. Sehingganya, kegiatan normalisasi sungai ini wajib dilakukan karena hal tersebut bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas pertambangan itu sendiri,” jelasnya.

Bukan hanya itu, menurut Limonu Hippy, normalisasi DAS tersebut juga merupakan jawaban yang selama ini di keluhkan sebagian masyarakat akibat menumpuknya sedimentasi di saluran irigasi. 

“Selain bentuk kepedulian, normalisasi juga ini merupakan bentuk jawaban selama ini dikeluhkan oleh sebagian masyarakat. Jadi sekali lagi, ini merupakan perhatian para pelaku usaha yang dimotori langsung organisasi APRI Pohuwato itu sendiri,” katanya.

Sementara itu, Camat Buntulia, Irfan Lalu mengucapkan terima kasih kepada para pelaku usaha melalui DPC APRI Pohuwato yang telah kembali melakukan Normalisasi Sungai yang berada di Taluduyunu Utara, Kecamatan Buntulia.

“Terima kasih kepada pelaku usaha tambang maupun APRI Pohuwato yang kembali melakukan pengerukan sedimentasi. Bahkan, pengerukan itu akan menyisir di areal persawahan,” katanya. (***)

 

Penulis: Ryan Lagili

(Visited 48 times, 1 visits today)

Komentar