Selasa, 20 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pekan Ini, Pasien Sembuh dari Covid-19 Meningkat

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 13 Oktober 2020 | 14:05 WITA Tag: , ,
  Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro.


Hargo.co.id, JAKARTA – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Brotoasmoro mengatakan, di awal pekan ini recovery rate atau  rata-rata pasien sembuh Covid-19 naik menjadi 76,4 persen dibandingkan angka 75,2 persen pada pekan sebelumnya.

Untuk total kasus aktif saat ini berjumlah 66.262 orang, sebanyak 3.492 orang diantaranya telah selesai menjalani isolasi. Jumlah pasien sembuh dari Covid-19 sejauh ini sebanyak 258.519 kasus.

Angka kematian pekan lalu menjadi 3,55 persen dibandingkan satu pekan sebelumnya yaitu 3,67 persen.

“Capaian ini sekaligus menjadikan jumlah kasus aktif Covid-19 menurun ke angka dibawah 20 persen. Terimakasih kepada para tenaga medis dan relawan yang telah bekerja keras menyembuhkan ribuan pasien setiap harinya. Kalianlah pahlawan kami semuanya,” kata Reisa saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Kantor Presiden, Senin (12/10/2020).

BACA  Gorontalo Masuk Lima Provinsi Tertinggi Kesembuhan Pasien Covid-19

Hasil yang baik ini juga menandakan bahwa upaya yang dilakukan pemerintah berupa 3T yaitu testing, tracing dan treatment efektif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Bahkan berdasarkan survei pemerintah dan pihak internasional terhadap perilaku masyarakat semakin disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2020, menunjukkan 90 ribu lebih responden sudah memakai masker.

Rinciannya, 91,98 persen telah memakai masker, 77,71 persen masyarakat menggunakan hand sanitizer atau disinfektan, 75,38 persen  masyarakat mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik, 81,85 persen masyarakat menghindari jabat tangan, 76,69 persen masyarakat menghindari kerumunan dan 73,54 persen masyarakat menjaga jarak minimal 1 meter.

BACA  Gubernur Resmikan Gedung IPWL Ummu Syahidah

“Ada juga survei (internasional) dari (Universitas) John Hopkins menyatakan 80 persen dari 6 ribu responden di Indonesia sudah menerapkan pakai masker dan cuci tangan. Tetapi ternyata, kurang dari 80 persen yang menjaga jarak,” ia menyayangkan.

Meski survei tersebut menggambarkan banyak masyarakat yang sudah tahu 3M, namun masih ada masyarakat yang belum memahami manfaat pencegahannya. Masih ada yang mempraktekkannya dengan kurang tepat, atau asal-asalan.

BACA  Ini Tips Cuci Tangan yang Benar Untuk Mengusir Kuman

“Mengetahuinya saja belum cukup. Memahami dan melakukannya dengan disiplin, memakai masker dengan benar, jaga jarak aman, dan cuci tangan dengan rutin sesuai panduan, itu baru benar-benar bisa melindungi. Jangan kendur, karena 3M mampu menurunkan risiko penularan hampir ke nol persen,” pesan Reisa.

Reisa menyebut keberhasilan pengendalian Covid-19 sudah dicontohkan sejumlah provinsi dan kabupaten/kota yang bergeser dari zona merah ke zona kuning dan zona oranye.

“Kesuksesan mereka kombinasi 3T dan 3M. Kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan masyarakatnya,” kata Reisa. (HARGO)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar