Minggu, 17 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pekerjaan Jalan Tak Tuntas, Warga Molintogupo Meradang

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Senin, 11 Oktober 2021 | 08:05 AM Tag: ,
  Kondisi jalan di Dusun Dua Balea, Desa Molintogupo, Suwawa Selatan. (Foto Herman Abdullah/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Warga Dusun Dua Balea, Desa Molintogupo, Suwawa Selatan, Bone Bolango, meradang. Pasalnya, sudah 30 tahun jalan di dusun tersebut tak kunjung diperbaiki, dan ketika diperbaiki, pekerjaanya tak tuntas. 

Ini diungkapkan, Agus Laubihi, warga Dusun Dua Balea ketika ditemui media ini. Menurutnya, setiap kali musim hujan tiba, masyarakat selalu alami penderitaan. Betapa tidak, jalan tersebut penuh lumpur dan nyaris tak bisa dilalui oleh kendaraan. 

“Sekarang masih kemarau, jadi tak nampak apa yang menghambat warga ketika melintas di jalan ini. Tapi, kalau tiba waktu hujan, parah sekali,” ungkap Agus Laubihi, Ahad (10/10/2021).

Jalan di dusun tersebut sudah diperbaiki dengan rabat beton. Hanya saja, pengerjaanya tak tuntas atau dengan kata lain hanya sebagian yang diperbaiki. Agus Laubihi mengaku jika dirinya sering menyuarakan hal tersebut ketika ada pertemuan di tingkat desa sampai pada pertemuan di tingkat kecamatan. 

“Kami butuh perbaikan jalan ini pak. Sudah lama sekali ini, hampir 30 tahun jalan tidak pernah diperhatikan. Ini yang sering saya sampaikan, tapi tidak ada respon dari pemerintah,” jelas Agus Laubihi.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Desa Molintogupo, Rolly Abdullah saat dikonfirmasi mengaku jika jalan itu masuk dalam perencanaan di 2019. 

“Perencanaan jalan itu masuk di 2019 kemarin. Dalam perjalanan 2020 tiba-tiba korona. Jadi anggaran yang sudah disusun, dialihkan,” kata Rolly Abdullah.

Lebih lanjut Rolly Abdullah mengatakan bahwa kalau saja pembangun jalan itu tetap dipaksakan, maka bisa saja ambruk lagi. Sebab, kata dia, tidak lama kemudian banjir datang.

“Terus, kami tidak bisa lanjutkan, karena memang ada kendaraan besar yang biasa lewat situ. Bisa saja rugi,” kata Rolly Abdullah.

Untuk pelaksanaan jalan itu entah mau dilanjutkan atau tidak, Rolly Abdullah menyampaikan tergantung dari instruksi dari pemerintah daerah. Pihaknya menunggu itu.

“Kalau sudah ada perintah untuk pembangun fisik, kita anggarkan. Karena 2020 masih sama dengan 2021. Prioritas masih pemulihan ekonomi,” kunci Rolly Abdullah.

 

Penulis: Herman Abdullah

(Visited 534 times, 1 visits today)

Komentar