Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pelaku Pembuangan Janin di Boalemo, Ternyata Siswi SMA

Oleh Zulkifli Tampolo , dalam Headline Metropolis , pada Rabu, 11 September 2019 | 13:05 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Masih ingat peristiwa yang menggegerkan Tilamuta, Boalemo pada 22 Juni 2019 lalu? Sepasang suami istri yakni Noldi Paramata dan Yenti Pilomonu menemukan janin manusia di tepi sungai, Dusun VI, Desa Lahumbo, Tilamuta.

Kabar terbaru yakni Polres Boalemo berhasil mengungkap pelaku pembuangan janin manusia tersebut. Informasi yang dirangkum hargo.co.id, setelah beberapa hari penemuan janin tersebut, pada salah satu sekolah menengah atas (SMA) di Boalemo, terdengar desas-desus siapa pelaku pembuangan janin tersebut.

Pelaku yang belakangan diketahui bernama LL yang pada saat itu masih berusia 17 tahun sempat bercerita kepada teman sekolahnya.  Pembicaraan itu pun berlanjut dari mulut ke mulut hingga akhirnya sampai ke telinga orang tua LL dan bahkan hingga kepada aparat Kepolisian. Setelah ditelusuri, LL akhirnya tidak bisa mengelak dan mengakui perbuatannya tersebut.

BACA  Protes Penghinaan Nabi Muhammad, Foto Presiden Prancis Dijadikan Keset
Kasat Reskrim Polres Boalemo, Iptu R. Lahmudin (kanan) saat melakukan pemeriksaan berkas terkait pelaku pembuangan bayi. (Foto Zulkifli Tampolo/ Hargo.co.id)

Kapolres Boalemo, AKBP Ade Permana, SIK, MH melalui Kasat Reskrim Iptu R. Lahmudin ketika dikonfirmasi terkait dengan kebenaran pengungkapan tersebut, Selasa (10/09/2019) membenarkannya. Dijelaskannya, janin yang tidak bersalah tersebut merupakan hasil dari hubungan LL dengan pacarnya AL (20) yang satu sekolah dengannya.

BACA  23 Presenter TV Nyanyi Bareng, Ini Penjelasan Pak Doni Monardo

Baca Juga: Geger, Warga Tilamuta Temukan Janin dalam Kardus

“Sudah kami lakukan pemeriksaan kepada LL yang kini telah berusia 18 tahun dan yang bersangkutan mengakui perbuatannya tersebut. Menurutnya, pada saat itu LL sedang pergi melihat hoya dan tiba-tiba saja sakit perut. Setelah itu pada malam hari, LL hendak buang air besar dan tiba-tiba keluar sesosok janin. Setelah itu LL mengambil tas kresek warna hitam dan membuangnya di pinggiran sungai,” ungkapnya.

BACA  Paralayang Bakal Lengkapi Sektor Pariwisata Gorontalo di Batudaa Pantai

Meski demikian kata Iptu R. Lahmudin, kasus tersebut masih sementara berproses dan pihaknya masih menunggu hasil VER dari pihak Rumah Sakit Tani dan Nelayan.

“Perkara ini masih sementara dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Untuk perkembangannya nanti, akan diinformasikan kepada rekan-rekan wartawan,” kata mantan penyidik Direktorat Kriminal Umum (Dit Krimmum) Polda Gorontalo ini di ruang kerjanya.

Alamat dan nama sekolah pelaku dirahasiakan mengingat yang bersangkutan masih di bawah umur. (kif/hg)


Komentar