Jumat, 23 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pelaku Teror Bom New York Disebut Dapat Perangkat dari ISIS

Oleh Fajriansyach , dalam Kabar Dunia , pada Selasa, 12 Desember 2017 | 15:43 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id  –   Sebuah bom meledak di dekat Terminal New York, Port Authority pada Senin, (11/12). Akayed Ullah, (27 tahun),  seorang pria Bangladesh yang dituduh mencoba meledakkan dirinya di sebuah jalan kereta bawah tanah (Subway) di dekat Port Authority. Ia merupakan mantan sopir mobil gelap.

Penyidik New York City Police Department (NYPD) dan agen FBI mencari beberapa alamat di Brooklyn yang terkait dengan Ullah. Dari sejumlah alamat tersebut latar belakangnya diketahui.

Kementerian Keamanan Dalam Negeri mengatakan, Ullah secara hukum tinggal di AS sejak tahun 2011. Ia bisa masuk AS berkat visa untuk orang-orang dengan saudara yang merupakan warga AS atau penduduk tetap AS.

BACA  Menlu Tiongkok Bertemu Menko Luhut, Bahas Dua Proyek Besar

Selama tiga tahun, dia memegang lisensi untuk menjadi pengemudi mobil. Namun sudah habis masa berlakunya.

Mantan Komisaris NYPD Bill Branton mengatakan, tersangka berumur sekitar 20 tahun, mungkin dari Bangladesh. “Ia dilaporkan mendapat perangkat dari ISIS, jadi pasti ini adalah sebuah serangan teroris,” katanya.

BACA  Menhan Austria Ungkap soal Rencana Prabowo Borong 15 Eurofighter

Dilansir dari New York Daily News, pria ini sudah tinggal di Amerika selama tujuh tahun. Belum ada pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini.

(iml/JPC)


Komentar