Kota Gorontalo

Pemanfaatannya Tak Jelas, Pembangunan Gedung di Kompleks Kejari Kota Dipertanyakan

×

Pemanfaatannya Tak Jelas, Pembangunan Gedung di Kompleks Kejari Kota Dipertanyakan

Share this article
Pemanfaatannya Tak Jelas, Pembangunan Gedung di Kompleks Kejari Kota Dipertanyakan
Sejumlah warga di Kelurahan Molosipat U, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo mempertanyakan kejelasan perihal pembangunan sebuah gedung yang ada di kompleks rumah mereka.

Hargo.co.id, GORONTALO – Sejumlah warga di Kelurahan Molosipat U, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo mempertanyakan kejelasan perihal pembangunan sebuah gedung yang ada di kompleks rumah mereka.

Berita Terkait:  Adhan-Indra Tetap Solid, Keretakan Hubungan Isu Murahan

Pasalnya, sejak pertama kali di bangun, gedung yang letaknya tak jauh dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Gorontalo itu tidak diketahui akan dimanfaatkan untuk apa.

Yusuf, salah seorang warga setempat menuturkan, dirinya mendengar gedung tersebut adalah sebuah rumah sakit atau fasilitas kesehatan. Namun itu hanya berdasarkan informasi yang dirinya terima.

Berita Terkait:  Kantor Sekretariat KTNA Kota Gorontalo Resmi Beroperasi

“Kami sebelumnya mengira bahwa bangunan itu akan dibangun rumah sakit, tapi setelah kami tanyakan pada pekerja ditempat itu mereka tidak memberi tau bangunan itu untuk apa,” kata Yusuf, Senin (26/2/2024).

Jika memang benar gedung tersebut adalah rumah sakit atau fasilitas kesehatan, seharusnya mereka mengetahuinya. Sebab, rumah sakit erat kaitannya dengan limbah bahan berbahaya dan beracun (Limbah B3).

Berita Terkait:  Kurikulum Terintegrasi P4GN, Diharapkan Dapat Bentengi Siswa dari Narkoba

Seharusnya pembangunan gedung tersebut ada pemberitahuan ke warga sekitar, agar tidak menimbulkan pertanyaan yang membuat tanda tanya di pikiran warga.

Sementara itu, salah satu aparat Pemerintah Kelurahan Molosipat U yang namanya tak mau disebutkan,

mengaku sudah sering mendengar pertanyaan dari warga setempat terkait adanya pembangunan tersebut.

Berita Terkait:  'Matahari' Bersinar Hingga 2024

Sayangnya, dirinya juga tidak bisa berkomentar banyak. Sebab, kata dia, selaku Pemerintah Kelurahan, dirinya mengaku tidak tau bangunan tersebut akan dimanfaatkan untuk apa.

“Sebelumnya sudah pernah ada orang yang datang di kelurahan untuk meminta tanda tangan,

mereka mengatakan bahwa mereka diutus oleh bos dari bangunan itu,” katanya kepada Wartawan.

Berita Terkait:  Dugaan Dokumen Tak Sesuai Fakta, Kepala Kantor Pelestarian Kebudayaan Diadukan ke Polda

“Tapi setelah ditanya bangunan itu akan dibangun apa, malah mereka tidak memberi tau, dengan alasan mereka hanya diutus oleh bos mereka,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, Reporter Hargo.co.id yang berada di lapangan masih berusaha

menghubungi pihak terkait untuk mencari tahu pemanfaatan bangunan yang dipertanyakan oleh warga tersebut.(*)

Berita Terkait:  Stunting di Kota Gorontalo Naik Signifikan, Sekda: Penanganan Harus Lebih Masif

Penulis: Abdulharis Kune/Mahasiswa Magang UNG
Editor: Sucipto Mokodompis