Rabu, 25 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pembahasan KUA-PPAS 2021 di Kabgor, Dipending

Oleh Deice Pomalingo , dalam Advertorial Legislatif , pada Rabu, 21 Oktober 2020 | 18:05 WITA Tag: ,
  Ketua DPRD Syam T Ase saat memimpin rapat pembahasan KUA-PPAS 2021, antara Badan Anggaran dan TAPD, di ruang sidang, senin (19/10/2020). (Foto: Deice/HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran, Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2021 oleh DPRD Kabupaten Gorontalo (Kabgor), dipending. Itu setelah rapat pembahasan dibuka oleh Ketua DPRD Kabgor, Syam T. Ase, Senin (19/10/2020).

Syam T. Ase seusai melakukan skorsing, mengatakan, memang awalnya sudah kita buka pembahasannya, namun memang diskorsing sampai pekan depan.

“Ini juga baru KUA PPAS yang tidak lain adalah kerangka atau pondasinya bagaima penganggaran tahun 2021,” ungkap Syam.

BACA  DPRD Minta Sektor Pariwisata Optimalkan Protokol Kesehatan

Lanjut dikatakan Syam T. Ase, memang sengaja diberikan waktu sepekan ke depan untuk melakukan pembahasan.

“Karena kami memang tidak mungkin membahas ini terburu-buru, sehingga kami masih lakukan skorsing dan memberikan waktu kepada anggota banggar di masing-masing fraksi untuk lebih mendalami ini,” harap Aleg tiga periode ini.

BACA  Rusli Habibie Menjadi Pendonor Tetap di Ponpes Ulul Albab Lampung

Ia menambahkan, kenapa diberikan waktu seminggu untuk anggota Banggar di masing-masing fraksi untuk mendalami di masing-masing yang pada intinya melihat apa yang menjadi prioritas adalah semua yang sudah diaspirasikan masyarakat.

“Baik itu aspirasi dari reses atau juga keluhan masyarakat yang memang harus segera ditindaklanjuti, sehingga diwaktu seminggu ini kita membahas apa yang menjadi prioritas untuk masyarakat banyak harus tertuang dalam APBD 2021 dan harus menjadi prioritas,” tegas Syam T. Ase.

BACA  BPJAMSOSTEK Imbau Pemda Dukung Penuh Implementasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan 

Politisi PPP ini berharap, di 2021 nanti, anggaran lebih mengutamakan dan memprioritaskan kebutuhan masyarakat dan pastinya apa yang menjadi keluhan masyarakat bisa ditindaklanjuti dan tentunya semua memprioritaskan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Pastinya di 2021 anggarannya lebih pada kesejahteraan masyarakat,” harap Syam T. Ase. (wie/adv/hg)


Komentar