Selasa, 27 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pembunuhan di Galian C, Yahya: Saya Dibentak!

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Rabu, 20 Juli 2016 | 11:46 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – YP alias Yahya warga Desa Ayuhula, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo pelaku pembunuhan di Jl. Nani Hasan, di Desa Upomela, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo buka suara setelah beberapa jam ditangkap pihak kepolisian.

Diwawancarai Gorontalo Post (grup hargo.co.id) Yahya mengaku, sebelum terjadi penikaman dirinya mendapat laporan bila korban Yamin Polapa yang tidak lain kakak tirinya melempari alat berat ekskavator, yang sedang bekerja di lokasi galian C.

BACA  Hujan Disertai Angin Terjang Asparaga, Dua Unit Rumah Roboh

Atas laporan itu, Yahya kemudian mencari Yamin. Saat bertemu, Yahya mengaku menanyakan kepada Yamin alasan melempari alat berat ekskavator.

“Tetap dia (Yamin,red) balik bertanya kalau alat itu saya punya. Saya bilang ke dia memang bukan saya punya, tetapi saya sedang bekerja di lokasi galian C itu. Saya pun dibentak dan dikatakan sudah punya keberanian,” tutur Yahya.

[Baca: Gara-gara Galian C, Warga Bongomeme Tewas Ditikam Adik Tiri]

BACA  Tak Terima Hasil Pleno, Pendukung Nelson-Hendra Kepung Bawaslu

[Baca: Pembunuhan Akibat Galian C, Begini Kronologisnya!]

Menurut Yahya, saat sedang cekcok korban Yamin sudah turun terlebih dahulu dari sepeda motor. Yahya mengklaim, Yamin berusaha mengambil pisau yang tersimpan di bagasi sepeda motor. Melihat hal itu, Yahya lantas mencabut pisau di pinggangnya.

“Saat korban berusaha menghindar dari tikaman, saya langsung turun dari motor dan kembali menikamkan pisau saya kearah badan. Mengenai luka tusuknya saya tidak tahu berapa lubang karena korban banyak menangkis serangan saya,” urai Yahya.

BACA  Terduga Pelaku Pencuri Sepeda Motor di Isimu Berhasil Dibekuk

Kapolres Gorontalo AKBP Herri Rio Prasetyo SIK melalui Kasat Reskrim AKP Dedi Supriyatno SIK saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Polres Gorontalo.

“Saat ini kita baru status mengamankan saja. Kita belum lakukan pemeriksaan baik terhadap tersangka maupun para saksi. Makanya saya belum bisa memberikan keterangan lebih mendetail terkait kasus ini,” terangnya. (ded/tr-53/wie/hargo)


Komentar