Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemda Diminta Kaji Putusan Komisi Pilkades 

Oleh Deice Pomalingo , dalam Legislatif , pada Senin, 15 Maret 2021 | 22:05 WITA Tag:
  Rapat yang digelar DPRD Kabgor terkait dengan Pilkades.


Hargo.co.id, GORONTALO – Tinggal sepekan lagi pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) dan saat ini pun masuk tahapan kampanye, namun polemik Pilkades masih saja diaspirasikan, bahkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo dalam hal ini komisi l melakukan rapat dengar pendapat menindaklanjuti aspirasi dari sejumlah desa terkait Pilkades, Senin (15/03/2021).

Anggota Komisi l, DPRD Kabupaten Gorontalo, Irman Mooduto mengatakan, jika kedatangan masyarakat Desa Bongohulawa Kecamatan Bongomeme ini, adalah berupaya mengaspirasikan persoalan Pilkades. 

Karena calon petahana yang mereka inginkan maju kembali ternyata tidak bisa mencalonkan dan mereka protes karena  yang bersangkutan dianggap gugur untuk mencalonkan kembali di periode kedua. Alasannya, terindikasi tidak menyampaikan LPDP dan LKPPD sebagai syarat petahana atau kepala desa yang menjabat bila ingin mencalonkan kembali. 

“Padahal yang bersangkutan sudah melaporkannya. Dan bahkan saksi sekretaris BPD lama, bahwa yang bersangkutan sudah menyampaikan dua dokumen itu,: jelas Irman mengutip alasan warga. 

Sementara itu dari pantauan pelaksanaan RDP kemarin, kuasa hukum dari calon petahana di Desa Bongohulawa Kecamatan Bongomeme yang dicoret oleh komisi pemilihan kepala desa, Yoslan mengaku keberatan dengan hasil putusan komisi pemilihan, pasalnya setelah dipelajari putusannya ada penggelapan fakta persidangan, karena setelah dipelajari dalam keputusan ternyata pernyataan saksi tidak dituangkan dalam keputusan. (wie/adv/hargo)

BACA  Terkait Jalan di Ponelo Kepulauan, Gustam Ismail Galau 

Komentar