Selasa, 20 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemda Wajib Karantina Pasien Covid-19 Kategori OTG

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Sabtu, 26 September 2020 | 20:05 WITA Tag: ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie ketika memberikan sambutan usai menyerahkan bantuan bagi korban kebakaran di Desa Dulohupa, Kecamatan Wonosari, Boalemo, Sabtu (26/9/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pasien Covid-19 kategori OTG (Orang Tanpa Gejala) wajib dikarantina Pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota. Permintaan ini disampaikan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat menyerahkan bantuan bagi korban kebakaran di Desa Dulohupa, Kecamatan Wonosari, Boalemo, Sabtu (26/9/2020).

“Kemarin sempat kita sepakati untuk karantina mandiri, tapi ini tidak efektif. Dia OTG sehingga keluar ke mana bawa virus dan berpotensi menularkan ke orang lain. Makanya saya putuskan kemarin harus dikarantina tanggungjawab pemerintah,” ucap Rusli

BACA  Cegah Corona, Tim KBR Ilato Brimob Intens Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Karantina terpadu oleh pemerintah provinsi, kabupaten dan kota diharapkan bisa meningkatkan tingkat kesembuhan pasien terkonfirmasi covid-19. Selain terpisah dari orang sehat, pasien positif mudah diintervensi dengan obat dan makanan yang bergizi.

“Karantina tanggungjawab pemerintah bisa kita awasi. Obat dan makanan semuanya ada. Ada tim medis juga yang merawat,” imbuhnya.

BACA  Soal Peredaran Miras, Ini Penegasan Gubernur Gorontalo

Selain menyerahkan bantuan bagi korban kebakaran, Gubernur Rusli juga mensosialisasikan pencegahan dan penanganan covid-19. Ia meminta warga untuk tidak lelah menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak.

Hingga 20 September 2020 kemarin Gorontalo masuk peringkat dua dengan persentase tingkat kesembuhan tertinggi di Indonesia. Gorontalo dengan persentase 87,19% hanya kalah dari Maluku Utara 89,71%. Disusul Kalimantan Utara 86,09%, Kepulauan Bangka Belitung 84,89% dan Sulawesi Utara 83,51%.

BACA  Wilayah Blank Spot Dibolehkan Belajar Luring, Dikbudpora : Protokol Kesehatan Tetap Jalan

Data Gugus Tugas Covid-19 Gorontalo menyebutkan ada peningkatan kasus sebanyak 45 orang pada 25 September 2020. Total pasien sebanyak 2534 kasus dengan rincian 240 dirawat, 76 meninggal dan 2218 sembuh.(adv/rwf/hg)


Komentar