Saturday, 25 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemerasan Kepala Sekolah, Laskar Merah Putih Sebut Aksi MS di Luar Penugasan

Oleh Berita Hargo , dalam Features Metropolis , pada Saturday, 15 July 2017 | 14:27 PM Tags: , , ,
  

 

GORONTALO, hargo.co.id – Ketua Mejelis Daerah Gorongalo Laskar Merah Putih , Sukri Umar, tidak membantah jika MS alias Sidik yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Polres Gorontalo Kota dalam dugaan kasus pemerasan ini adalah salah seorang anggotanya.

Sukri menegaskan bahwa tindakan MS tersebut diluar dari penugasan.

Kepada Gorontalo Post, Sukri menyampaikan penyesalannya terhadap keterlibatan anggotanya yang merupakan kader asli dari Laskar Merah Putih.

Sukri mengakui, jika dirinya sama sekali tidak mengetahui gerakan-gerakan tambahan yang dilakoni kadernya tersebut dan dugaan tindakan pemerasan itu sangat tidak pantas sehingga merusak citra dan nama LSM yang dia pimpin tersebut.

“Kegiatan yang dilakoninya (MS alias Sukri,red) diluar sistem dan tanpa sepengetahuan resmi dari kami,” kata Sukri yang didampingi Kepala Biro Hukum antar Daerah Laskar Merah Putih, Dahlan Sumaga.

Dalam aturan LSM Laskar Merah Putih, segala bentuk tindakan apapun yang akan dijalankan oleh setiap anggotanya yang terstruktur penuh dalam organisasi harus melalui rapat resmi di internal kepengurusan. Dari kesepakatan tersebutlah, lanjut Sukri, maka keluarlah surat tugas untuk mereka ketika akan melakukan seyogyanya fungsi LSM.

“Kami akan tetap profesional dan akan turut membantu penegak hukum jika diperlukan dalam kasus ini,” kata Sukri.

Sebelumnya, Polres Gorontalo Kota melakukan OTT terhadap tiga oknum anggota LSM yang diduga melakukan pemerasan terhadap Kepala Sekolah SDN 43 Kota Gorontalo.

Dalam tangkap tangan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai, handphone hingga mobil yang ditumpangi tiga oknum LSM tersebut.(tr-54/hargo)

 

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar