Sabtu, 31 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemerintah Harus Lebih Serius Perhatikan Pelaku UMKM

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Advertorial Legislatif , pada Selasa, 1 September 2020 | 04:05 WITA Tag: , ,
  Ketua DPRD Gorontalo Utara, Djafar Ismail saat melaksanakan reses di Kecamatan Kwandang


Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Gorontalo Utara diharapkan agar dapat lebih serius lagi menyentuh para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Keseriusan tersebut tak lepas dari ancaman resesi yang sementara ini dihadapi oleh bangsa Indonesia.

“Memang harapan kami agar Pemda Gorontalo Utara dapat lebih serius lagi dalam memperhatikan dan menyentuh para pelaku UMKM yang ada di daerah ini,” kata Ketua DPRD Gorontalo Utara, Djafar Ismail.

BACA  OPD Diminta Fokus Laksanakan Program

Dirinya mengimbau agar masyarakat di daerah ini, jangan sampai resah dan tetap beraktivitas normal. Tentu dengan memperhatikan penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19.

“Pelaku UMKM wajib diperhatikan dan mendapat sentuhan prioritas, agar ekonomi di tingkat bawah dapat bertahan,” ujarnya.

Salah satu upaya penanggulangan dampak ekonomi akibat pandemi COVID-19, adalah turun intensif memantau usaha-usaha masyarakat. Juga membeli produk yang dihasilkan masyarakat di antaranya masker, serta mengalokasikan anggaran untuk mendukung aktivitas perekonomian di sektor riil.

BACA  DPRD Minta Pending Perekrutan Direktur PUDAM

“UMKM harus terus berkembang, didukung agar dapat terus bertahan di masa pandemi. Seluruh lapisan masyarakat diharapkan belanja di pasar tradisional, di warung-warung serta di sentra-sentra kerajinan yang terdampak pandemi namun masih mampu bertahan,” kata Djafar Ismail.

BACA  Pemprov Siapkan Lahan Hibah untuk Kantor Bawaslu

Meski belum menjangkau secara keseluruhan, namun anggota DPRD telah mengawalinya pada masa pendmi ini, para pelaku dikunjungi, diberi dukungan dan semangat untuk tetap berproduksi, dan Pemkab harus dapat menyahuti dengan turun langsung secara intensif dan membantu memasarkan produk mereka.

“Belanjalah di daerah ini, agar perputaran ekonomi tetap berjalan,” pungkas Djafar Ismail. (abk/adv/hg)


Komentar