Senin, 6 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Peminat Banyak, Sewa Kos-kosan Naik

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Rabu, 28 September 2016 | 13:00 PM Tag: ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Peminat kos-kosan di Kota Gorontalo ternyata cukup tinggi. Tak heran, saat ini, selain menjamurnya usaha kos-kosan, para pemilik kos juga mulai menaikkan tarif sewa kos. Rata-rata tarif yang dipatok oleh pemilik usaha mulai Rp 500 ribu sampai dengan Rp 1 jutaan per kamar per bulannya.

Untuk kamar kos biasa (tanpa fasilitas dan WC dalam) dipatok Rp 500 ribu dari biasanya Rp 350- Rp 400 ribu per bulan, sementara untuk kosan mewah dipatok Rp 1 jutaan dari sebelumnya Rp 800-900 ribu per bulan dengan fasilitas AC, dapur kecil, springbad dan kamar mandi dalam kamar.

Naiknya tarif sewa kos, selain disebabkan peminat banyak, pemilik usaha juga harus menaikkan tarif akibat pajak yang cukup tinggi. Untuk tarif Rp 500 ribu, pajak yang harus dibayar Rp 50 ribu atau sebesar 10 persen.

Sebagaimana pantauan Gorontalo Post, saat ini, selain penduduk asli Gorontalo yang belum memiliki rumah, para penghuni kos di Kota Gorontalo berasal dari beberapa daerah, diantaranya Papua, Sulawesi Tengah, Kalimantan, Jawa, Sulawesi Utara dan lain-lain. Sebagian besar, mereka menjalani pendidikan di perguruan tinggi di Gorontalo dan merupakan pekerja.

Salah seorang pemilik kos Lidya mengakui kenaikkan tarif kos ini disebabkan peminat yang cukup banyak. “Dalam sebulan omset bisa dikisaran Rp 30 juta-Rp 35 juta. Dari jumlah itu keuntungan kami berkisar Rp 15 juta hingga Rp25 juta, karena masih potong biaya listrik dan air serta pemeliharaan,” ungkapnya.(dan/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar