Minggu, 29 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemotongan Bukan Karena Penghematan

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 10 September 2016 | 11:24 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Kanwil Dirjen Perbendaharaan Negara (DJPBN) Provinsi Gorontalo meluruskan soal pemotongan anggaran untuk proyek pengembangan bandara Pohuwato yang berlokasi di Kecamatan Randangan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, anggaran untuk pengembangan bandara Pohuwato yang dipotong untuk penghematan sebesar Rp 45 Miliar yang diperuntukan pada fisik, pengaspalan runaway hingga pembangunan terminal.

Data yang diperoleh Gorontalo Post dari Kanwil DJPBN Provinsi Gorontalo, total anggaran untuk pengembangan bandara di Gorontalo sampai revisi anggaran tertanggal 2 September 2016 sebesar Rp 103 Miliar.

BACA  Polsek Bolango Gencar Lakukan Sosialisasi Protokol Kesehatan

Nah, untuk bandara Pohuwato diplot anggaran sebesar Rp 37,5 Miliar, dan sisanya untuk pengembangan bandara Djalaludin Gorontalo. Dari data DJPBN pula, alokasi sebesar Rp 37,5 Miliar tersebut untuk pengerukan dan pematangan tanah.

“Jadi, saya perjelas yah.. Anggaran untuk pembangunan bandara Pohuwato bukan karena Inpres (Instruksi Presiden) penghematan baik jilid I maupun jilid II. Jadi, ini murni karena belum ada persetujuan dari Menteri Keuangan,” tegas Kakanwil DJPBN Provinsi Gorontalo Ismed Saputra, didampingi Kepala Bidang PPA I Ahmad Heryawan bersama Kepala Seksi PPA I C, Catur Ery Prabowo kemarin, Jumat (9/9).

BACA  Update Covid-19, Kasus Sembuh Mencapai 3.712

Menurut Ismed, sejatinya ada tiga syarat agar disetujuinya penggunaan anggaran tersebut, yakni harus ada perubahan volume output, melengkapi dasar hukum alokasi anggaran, serta dokumen-dokumen terkait lainnya.

“Nah, pihak bandara Djalaludin selaku penanggung jawab anggaran belum melengkapinya. Makanya, anggarannya diblokir. Jadi, ini bukan diblokir karena Inpres penghematan,” terangnya lagi.
Sementara itu PPK Bandara Djalaluddin Gorontalo Indra mengatakan, menyangkut anggaran Bandara Pohuwato tak ada sekalipun pemangkasan atau pemotongan. Sebab, memang hal itu baru rencana usulan.

BACA  Jelang Libur Akhir Tahun, Satgas Covid-19 Ingatkan Protokol 3M

“Perlu saya luruskan. Anggaran untuk pembangunan Bandara Pohuwato itu rencananya baru akan kita usulkan di APBNP. Namun karena ada pemangkasan anggaran di pusat, maka belum jadi kita usulkan,” jelas Indra.

Untuk itu menurut Indra, keliru jika dikatakan ada pemangkasan anggaran. “Kita nanti akan mengusulkan anggarannya tahun 2017,” jelasnya. (and/hargo)


Komentar